KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Warga masyarakat di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya aksi penipuan daring yang mencatut identitas Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Modus operandi yang dilancarkan pelaku bermacam-macam, mulai dari menawarkan janji penyaluran dana hibah hingga bantuan sosial fiktif dengan mengatasnamakan unsur pimpinan daerah.
Menanggapi keresahan publik yang kian meluas, istri Wakil Bupati Kendal, Niken Larasati, turun tangan menyampaikan klarifikasi resmi melalui rekaman video yang disebarluaskan ke berbagai grup WhatsApp, Senin (26/10/2026) malam.
Baca Juga:Cegah Longsor Susulan di Jalan Darupono, Pemkab Kendal Tanam 18 Tiang Pancang Senilai Rp 1,2 MiliarIni Saatnya! Ramalan Cinta Zodiak 29 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
Dalam video tersebut, masyarakat diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap pesan mencurigakan dari nomor tidak dikenal yang menjanjikan bantuan dana, serta diminta untuk tidak memberikan data pribadi maupun mentransfer sejumlah uang.
“Pastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Kendal. Tetap waspada, jangan tertipu janji bantuan,” demikian imbauan dalam video klarifikasi tersebut.Niken mengungkapkan bahwa aksi pencatutan nama suaminya tersebut telah berlangsung selama kurun waktu tiga pekan terakhir dan sukses memicu keresahan warga di berbagai desa.
“Sudah tiga minggu setiap hari kami menerima WhatsApp dari masyarakat berbagai desa yang menanyakan kebenaran pesan tersebut,” ungkap Niken.
Langkah penyebaran video klarifikasi ini diambil guna meluruskan informasi di tengah masyarakat sekaligus mencegah jatuhnya korban kerugian finansial akibat penipuan berkedok pejabat daerah.
Pemerintah Kabupaten Kendal kembali mengingatkan warga agar selalu melakukan verifikasi dan pengecekan silang melalui saluran resmi komunikasi pemda sebelum merespons tawaran bantuan yang datang dari pihak tidak dikenal. (fur)
