Tabrak Truk Tronton Parkir di Jalur Pantura Cepiring Kendal, Pengendara Motor Tewas di Rumah Sakit

Tabrak Truk Tronton Parkir di Jalur Pantura Cepiring Kendal, Pengendara Motor Tewas di Rumah Sakit
ABDUL GHOFUR. KECELAKAAN PANTURA - Sepeda motor Honda Vario menabrak truk tronton yang terparkir di bahu Jalan Raya Desa Cepiring, Kendal, Selasa (27/10/2026), mengakibatkan pengendara luka berat dan meninggal di RSUD Kendal pukul 17.00 Wib.
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Seorang pengendara sepeda motor tewas seusai menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang terparkir di bahu Jalan Raya Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (27/10/2026) siang.

Korban tewas bernama Muchamad Teguh, warga Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD Kendal pada pukul 17.00 WIB.

Insiden nahas di jalur utama Pantura ini bermula ketika korban melaju seorang diri mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi H-6687-VM dari arah timur menuju barat (Kendal menuju Weleri).

Baca Juga:Cegah Longsor Susulan di Jalan Darupono, Pemkab Kendal Tanam 18 Tiang Pancang Senilai Rp 1,2 MiliarIni Saatnya! Ramalan Cinta Zodiak 29 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, mengungkapkan bahwa dugaan sementara kecelakaan maut tersebut dipicu oleh faktor kelalaian pengemudi motor yang kurang konsentrasi saat berkendara di lajur kiri.

“Betul, diduga kurang konsentrasi. Dia berjalan di lajur kiri dan menabrak truk tronton yang parkir,” kata Heru saat dihubungi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Satlantas Polres Kendal kini tengah mendalami unsur kelalaian, termasuk menyoroti posisi parkir truk tronton yang dinilai tidak semestinya menggunakan badan bahu jalan sempit.

Penyelidikan mendalam juga diarahkan kepada sopir truk berinisial Andreas Isti, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, guna memastikan alasan penghentian kendaraan besar di lokasi rawan tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, pengemudi mengaku sengaja memarkirkan kendaraannya di bahu jalan untuk mendinginkan sistem pengereman sambil singgah makan di warung terdekat.

“Pengakuannya sedang mendinginkan rem dan sopirnya sedang makan di warung itu,” tandas Heru.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa keberadaan truk parkir sembarangan di sepanjang jalur padat Pantura Kendal-Weleri merupakan pelanggaran serius yang sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, khususnya pengendara roda dua. (fur)

0 Komentar