PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Kirab kain batik sepanjang 116 meter karya para pelajar SD dan SMP menjadi daya tarik utama yang memeriahkan puncak gelaran Pesindon Batik Vibes 2026 di Kampung Batik Pesindon, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (31/10/2026) malam.
Arak-arakan budaya yang berlangsung di sepanjang Jalan Hayam Wuruk tersebut sukses menyedot perhatian ribuan warga yang memadati area tepi jalan demi menyaksikan kemeriahan kirab.
Kain batik sepanjang 116 meter yang diarak merupakan hasil karya generasi muda pada ajang Pesindon Batik Vibes tahun 2025 lalu, yang disandingkan dengan deretan gunungan batik serta berbagai atraksi seni daerah.
Baca Juga:Rumah Warga Plantungan Kendal Ludes Terbakar Dini Hari, Kerugian Ditaksir Capai Rp 200 JutaCukup Tegang? Ramalan Zodiak 2 November 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan PiscesÂ
Selain membentangkan kain batik raksasa dan gunungan batik, acara ini dimeriahkan oleh kolaborasi pertunjukan kesenian Arjati (Arab, Jawa, Tionghoa) seperti Tari Sufi, Tari Naga Liong, Sanggar Tari Omah Budaya, Reog Ponorogo, hingga grup marching band Manggala Yoda.
Wali Kota Pekalongan, A. Afzan Arslan Djunaid, bersama Ketua TP PKK Inggit Soraya, Kapolres Pekalongan Kota, dan Dandim 0710/Pekalongan turut menyaksikan kemeriahan dari panggung kehormatan.
Wali Kota Pekalongan yang akrab disapa Aaf ini menyatakan bahwa tingginya kreativitas serta antusiasme anak-anak muda dalam mengemas ajang budaya ini melampaui ekspektasinya.
“Imi di luar ekspektasi saya. Saya salut dengan anak-anak muda yang memiliki semangat dan pemikiran ke depan untuk terus mengangkat batik Pekalongan. Harapannya, tahun depan kegiatan ini bisa lebih baik, kompak, dan meriah lagi,” tuturnya di Pekalongan.
Di samping memuji semangat pelestarian warisan budaya, Aaf juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan industri kreatif melalui inovasi pengolahan limbah batik yang lebih ramah lingkungan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesindon Batik Vibes 2026, Muhammad Salahuddin, menyampaikan bahwa arak-arakan gunungan batik dihadirkan sebagai bentuk wujud syukur atas keberlangsungan usaha para perajin di Kampung Batik Pesindon.
Penyelenggaraan event ini diharapkan mampu memperkuat branding Kota Pekalongan sebagai Kota Kreatif Dunia sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi kreatif lokal berbasis partisipasi masyarakat. (nul)
