RADARPEKALONGAN.ID — Guna menumbuhkan kecintaan terhadap dunia literasi sejak dini, MI Salafiyah Karanganyar menggelar kegiatan kokurikuler berupa kunjungan edukatif ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Agenda lapangan tersebut dirancang agar para siswa tidak hanya terpaku pada materi pembelajaran di dalam kelas, melainkan dapat mengeksplorasi ragam sumber belajar di luar lingkungan sekolah secara langsung.
Suasana Perpusda mendadak riuh dan hangat saat ratusan siswa diberikan kebebasan untuk menjelajahi berbagai koleksi buku menarik yang tersedia di area ruang baca anak.
Baca Juga:Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Kota Bagi Helm Gratis dan Sosialisasikan Pajak KendaraanJelang Libur Nataru, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Rampung Sebelum Akhir Tahun
Melalui interaksi langsung dengan fasilitas literasi publik tersebut, para murid tampak antusias membaca, bertukar pikiran, serta berdiskusi bersama teman sebayanya mengenai topik buku yang dibaca.
Guru pendamping MI Salafiyah Karanganyar, Pak Romzan, menegaskan pentingnya mengenalkan sarana literasi daerah kepada anak-anak demi memperluas wawasan berpikir mereka.
“Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mengenal sumber belajar di luar sekolah. Perpustakaan adalah jendela dunia,” ujar Pak Romzan di sela-sela kegiatan.
Pihak sekolah menggarisbawahi bahwa momentum kunjungan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini membawa nilai simbolis untuk menggelorakan semangat juang generasi muda melalui penguasaan ilmu pengetahuan.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak memahami bahwa proses belajar tidak terbatas pada buku teks sekolah, melainkan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas publik gratis yang disediakan oleh pemerintah daerah.
Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan perpustakaan daerah ini diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan demi memperkokoh fondasi budaya literasi masyarakat di wilayah Kabupaten Pekalongan. (mal)
