Atap Baja Ringan Dihajar Angin

angin
DITERBANGKAN - Atap baja ringan bangunan gudang di Desa Ponolawen, Kecamatan Kesesi, diterbangkan angin sejauh 10 meter. Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

KAJEN – Hujan deras disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadainya. Apalagi, potensi angin kencang merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

Hujan disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Kesesi, mengakibatkan sebuah gudang material rusak. Pasalnya, atap bangunan gudang terlepas hingga terbang sejauh 10 meter.

Kapolsek Kesesi Iptu Felix Prasetyawan, kemarin, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/11/2023) siang. Akibat dihajar angin kencang, atap baja ringan salah satu gudang material yang terletak di Dukuh Ponolawen RT 04 RW 02, Desa Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, rusak.

Baca Juga:Pohon Peneduh TumbangAkhir Oktober, Dividen Sudah Terkumpul 3 M

Gudang tersebut merupakan milik Hj Sukarni (69), warga Ponolawen. “Atap baja ringan terbang sejauh 10 meter ke arah sawah akibat diterjang angin kencang. Alhamdulillah jatuhnya ke sawah yang sepi, ndak di jalan sehingga tidak ada korban,” ujar dia.

Dijelaskan, situasi hujan deras disertai angin yang begitu kencang membuat atap gudang material milik korban yang terbuat dari baja ringan lepas dan terbang hingga puluhan meter ke area persawahan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai angin serta petir. “Saat di jalan hati-hati dengan potensi pohon tumbang. Jika hujan turun, ndak usah kerja di sawah. Istirahat di tempat yang aman atau pulang dulu,” pesan dia.(had)

0 Komentar