BPBD Prediksi Tingkat Kerawanan Banjir Kota Pekalongan Menurun

BPBD
BERSIH KALI - Kegiatan pembersihan eceng gondok di Sungai Bremi sebagai salah satu langkah mitigasi bencana.
0 Komentar

KOTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah melakukan antisipasi menghadapi bencana hidrometrologi di Kota Pekalongan. Sejak November lalu, BPBD sudah melakukan koordinasi dengan lintas sektor dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana serta persiapan sarana dan prasarana.

Hal ini dituturkan Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Pekalongan, Apriliyanto Dwi Purnomo saat membahas antisipasi bencana hidrometrologi di Kota Pekalongan Kamis (7/12/2023). “Sarana dan prasarana yang disiapkan seperti perahu, alat pompa, alat pertolongan pertama, dan dapur umum,” tuturnya.

Disebutkan April, untuk wilayah Kota Pekalongan dilihat dari tahun-tahun sebelumnya bencana yang terjadi yakni banjir. Untuk titik rawan di Kota Pekalongan difokuskan di wilayah Pekalongan Barat, Pekalongan Utara, dan Pekalongan Timur. “Namun jika dibandingkan tahun sebelumnya sepertinya terjadi penurunan kerawanan,” katanya.

Baca Juga:Rancangan Awal RPJPD Kendal 2025-2045 Dikonsultasikan ke PublikSeorang Oknum Guru Honorer Cabuli Siswi SMP

April menyiapkan personilnya untuk siaga mengahadapi bencana, BPBD akan mengerahkan satgas kebencanaan sebanyak 49 personil, serta dibantu oleh Kampung Tanggap Bencana yang sudah dibentuk di Kota Pekalongan sebelumnya.

“Kami juga melakukan beberapa upaya mitigasi melalui kegiatan pembersihan aliran sungai yang rawan seperti sungai Bremi,” tandasnya.(nul)

0 Komentar