Perbaiki Masalah Komunikasi yang Bisa Berdampak Fatal dengan 6 Tips Ini

Masalah komunikasi dalam hubungan harus diselesaikan
Masalah komunikasi dalam hubungan harus diselesaikan. (Sumber: freepik.com)
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Komunikasi merupakan hal yang vital dalam interaksi, termasuk dalam hubungan romantis, kekeluargaan, persahabatan, dan lainnya. Oleh karena itu, masalah komunikasi yang muncul dapat memberikan dampak hingga di tingkat serius dan fatal.

Tanda Hubunganmu Memiliki Masalah Komunikasi

Sumber: freepik.com

Beberapa tanda bahwa hubunganmu terpengaruh secara negatif oleh masalah komunikasi antara lain:

  • Dengan asumsi bahwa kamu tahu apa yang dipikirkan atau dirasakan pasanganmu
  • Terus-menerus mengkritik satu sama lain
  • Terlibat dalam perilaku pasif-agresif
  • Merasa seperti kamu tidak bisa benar-benar berbicara dengan pasanganmu
  • Menjadi defensif ketika pasanganmu mencoba untuk berbicara denganmu
  • Saling memberi perlakuan diam atau silent treatment
  • Memiliki argumen yang sama berulang-ulang tanpa mencapai resolusi
  • Menolak untuk berkompromi atau mendengarkan perspektif orang lain
  • Stonewalling untuk menghindari masalah atau percakapan

Penting juga untuk belajar mengenali beberapa tanda masalah komunikasi yang lebih halus. Ini bisa termasuk menghindari pertengkaran demi menjaga perdamaian.

Baca Juga:Pelajari 6 Karakteristik Komunikasi Efektif dalam Hubungan, Kunci Hubungan yang Lebih Sehat6 Manfaat Hobi untuk Memanajemen dan Melepaskan Stres

Jika kamu tidak pernah tidak setuju, itu berarti salah satu dari kalian menyembunyikan apa yang sebenarnya kalian rasakan atau pikirkan hanya untuk menghindari pertengkaran. Hal ini menghalangi kalian berdua untuk mengalami diskusi yang otentik, terbuka, dan jujur.

Masalah menyembunyikan sesuatu ini bisa menjadi masalah komunikasi umum lainnya dalam hubungan. Alih-alih melakukan percakapan yang sulit dengan pasanganmu, kamu mungkin menghindari masalah tersebut dan akhirnya menumpahkan semua kemarahan, kekesalan, kekhawatiran, atau masalahmu pada orang lain dalam hidupmu.

Misalnya, ketika kamu tidak memberi tahu pasanganmu bahwa kamu sedang kesal, kamu mungkin akan mengomel kepada temanmu tentang rasa frustrasimu itu. Meskipun ini mungkin memberimu pelampiasan emosional, itu tidak melakukan apa pun untuk menyelesaikan masalah. Dan itu mungkin menghasilkan tindakan pasif-agresif yang dirancang untuk “menghukum” pasanganmu karena tidak bisa membaca pikiran yang kamu pendam.

Kritik, defensif, diam, dan perasaan disalahpahami hanyalah beberapa tanda masalah komunikasi dalam suatu hubungan. Dan kurangnya perdebatan belum tentu merupakan tanda bahwa kamu berkomunikasi dengan baik. Sebaliknya, itu mungkin berarti kamu menahan diri untuk menghindari konflik.

0 Komentar