Menuai Berkah, Fokus Menjadi Petani Budidaya Tanaman Hias

Menuai Berkah, Fokus Menjadi Petani Budidaya Tanaman Hias
Budidaya tanaman hias Aglonema milik Arif di gerai Java Nursery, Banyurip Pekalongan.(foto/Dwi Fusti Hana Pertiwi)
0 Komentar

Radarpekalongan.id – Dari hobi konsen menjadi petani tanaman hias, membuat Arif Rahman sukses menuai berkah sebagai petani budidaya Aglonema asal Banyurip, Kota Pekalongan.

Java Nursery merupakan sebutan dari usaha tanaman hias yang Arif tekuni hingga saat ini. Tidak hanya konsen menjual tanaman hias Aglonema saja, Arif juga berperan sebagai petani budidaya tanaman hias secara mandiri.

Segmentasi Arif pun beranjak dari yang awalnya hanya masyarakat umum kini menjadi kolektor hingga penyedia tanaman hias untuk penjual tanaman hias lainya. Tentu karena hasil budidaya memiliki harga yang jauh lebih terjangkau, dan beragam macam dan jenisnya.

Baca Juga:Catat!! Jadwal Libur Sekolah di Wilayah Jawa Akhir Tahun 2022 iniBoleh Dicoba, Resep Mille Crepes Cake Berlapis- Lapis Anti Gagal

“Sejauh ini penjualan disini masih stabil dari awal kemunculan hingga saat ini. Cuman diakui segmentasi untuk para pemula seperti ibu- ibu turun harga untuk jenis tanaman biasa. Namun lain hal untuk segmen kolektor justru saat ini tengah naik harga. Artinya jenis tanaman yang dibutuhkan mereka mulai langka saat ini,” kata Arif.

Kebanyakan tamanan hias jenis Aglonema yang ia budidayakan mandiri dari indukan tanaman hias biasa hingga koleksi yang bernilai jutaan.

“Jenis disini beragam ada juga jenis Aglonema Goliadh harganya pun jutaan. Namun karena saya berhasil budidayakan, Alhamdulillah dari induk sudah bisa dijual bahkan anakanya juga sudah banyak,” katanya.

Diakui Arif, dari hobi berkebunya saat ini mampu menjadi usaha yang membawa berkah. Bahkan dari ratusan tanaman jenis Aglonema yang ada di gerainya tersebut merupakan hasil budidaya mandirinya.

Untuk segmentasi kolektor pun tidak hanya lokal,bahkan bahkan luar kota pun berburu tanaman hias di kebun Arif.

“Saya ini petani bukan kulakan (penjual), dari beli kemudian dibudidayakan induknya kemudian dijual anakanya. Jual induknya aja sudah untung apalagi anaknya, sebenarnya tidak begtu sulit untuk budidaya yang penting tahu medianya saja,” katanya.

Arif juga berbagi cara budidaya tanaman Aglonema diantara yakni media tanam. Bisa menggunakan sekam mentah dan pupuk kandang saja sudah cukup, tanaman bisa hidup dan masih bisa tumbuh. Asalkan media tanamnya itu berporos, artinya poros itu bila diguyur air langsung keluar dari bawah. Atau bisa dibilang lancar untuk irigasinya.

0 Komentar