Tingkatkan Kompetensi, 194 Guru RA Workshop Kenaikan Kualitas Pendidikan

Workshop
POTONG TUMPENG - Prosesi pembukaan diawali dengan pemotongan tumpeng.
0 Komentar

KOTA – Sebanyak 194 guru Raudhlatul Athfal (RA) di Kota Pekalongan yang tergabung dalam Jalinan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) tingkatkan kompetensinya lewat Workshop Kenaikan Kualitas Pendidik lewat Seni Gerak Lagu Anak Tematik Motorik serta Game Anak Umur Dini Aktif, Kreatif, Mengasyikkan di Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan, Selasa (14/11/2023). Aktivitas ini dilaksanakan buat menyemarakkan HUT IGRA yang diperingati tiap 29 Oktober.

Kepala Kantor Departemen Agama Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud Desky ikut muncul membagikan pengarahan kepada para guru. “Saya mengucapkan selamat kepada IGRA mudah-mudahan bisa tingkatkan dedikasi di RA. Dengan dedikasi itu pasti anak-anak secara otomatis terlayani dengan baik dalam perihal ilmu dasar,” tutur Kasiman.

Kasiman mengatakan terdapat 26 RA di Kota Pekalongan yang seluruhnya swasta serta didirikan dari sebagian organisasi warga Kendati deminian RA ialah lembaga pembelajaran gimana pihak Kasiman bisa membagikan penghargaan serta usahakan supaya para guru yang mengabdi dalam kurun waktu tertentu bisa sertifikasi ataupun inpassing. “Alhamdulillah telah terdapat sebagian guru telah inpassing serta memperoleh pendapatan Rp2,5 juta. Berikutnya pula buat PPPK pula terus kami dorong supaya banyak guru RA yang mendapatkan peluang tersebut. Sehingga lewat aktivitas ini pastinya hendak bisa tingkatkan kapasitas ataupun kompetensi mereka,” tandas Kasiman.

Baca Juga:Lewat Omega di SD Muhas, Orang Tua Bisa Bersilaturahmi dengan Sekolah Sambil Upgrade IlmuHasil Penelitian UGM, Kampung Tempe Perlu Banyak Pembenahan

Sedangkan itu, Pimpinan PD IGRA Kota Pekalongan, Husnul Haminah menarangkan harlah IGRA diperingati tiap bertepatan pada 29 Oktober. Buat perayaan di tingkatan kota diisi dengan workshop pendidikan tematik lewat lagu serta game anak supaya anak dapat terus menjadi aktif serta kreatif.

“Harapannya yang diajarkan di workshop ini bisa diterapkan di segala RA di Kota Pekalongan buat tingkatkan ukhuwah islmaiyah, para guru RA di mari bisa bersatu dan tingkatkan kompetensi serta profesionalitasnya,” papar Haminah.

Dikatakan Haminah, usai 194 guru RA menjajaki workshop ini berikutnya merupakan tugas mandiri yang wajib dikerjakan.(mal)

0 Komentar