Tingkatkan Profesionalitas, Para Guru TPQ Diminta Bisa Ikhlas dan Totalitas

TPQ
KULIAH PERDANA - Ketua PCNU Kendal, KH Mukh Mustamsikin saat memberikan kualiah perdana pada kegiatan PGPQ Marhalatul Ula yang digelar di Aula SMK NU 01 Kendal, Ahad (03/12/2023) pagi
0 Komentar

KENDAL – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal meminta para guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di bawah naungan Maarif NU untuk bisa menjaga keikhlasan sekaligus totalitasnya dalam memberikan pengajaran. Salah satunya dengan terus meningkatkan kompetensi serta update metode.

Pesan ini disampaikan Ketua PCNU Kendal, KH Mukh Mustamsikin saat memberikan kualiah perdana pada kegiatan Pendidikan Guru Pengajar Alquran (PGPQ) Marhalatul Ula yang digelar di Aula SMK NU 01 Kendal, Ahad (03/12/2023) pagi. Kegiatan yang dibidani Badan Khusus Forum Ukhuwah Silaturrahim Pendidikan Al-qur’an (Fuspaq) Kabupaten Kendal ini diikuti total 98 guru TPQ NU.

Dalam hal ini, Kiai Mustamsikin meminta agar para guru TPQ lebih ikhlas dalam mengajar Al-qur’an. Para guru juga perlu terus berinovasi menghadirkan pembelajaran terbaik, sehingga semakin profesional.

Baca Juga:Ada SE Bupati, ASN dan Kades di Batang Kembali Diingatkan Soal NetralitasTerus Berinovasi, Pemkab Kendal Sabet Dua Penghargaan TOP Digital Awards 2023

“Mengajar jangan setengah hati, akan tetapi harus totalitas serta diiringi dengan kompetensi yang memadai. Oleh karenanya, kualitas guru saja tidak cukup tanpa diikuti metode yang tepat. Guru TPQ sudah seharusnya terus berinovasi dalam menggunakan metode Al Maarif baik kitabnya maupun murottalnya,” pesan Kiai Mustamsikin, dilansir dari potal pcnukendal.com pada 5 Desember 2023.

Dalam kegiatan ini juga ikut dilaunching Murottal Alquran Metode Al Maarif. Metode ini dikeluarkan Kiai Misbachul Munir bersama tim inovasi pembelajaran metode Al Maarif, diharapkan ciri khas murottal TPQ NU Kabupaten Kendal.

“Semoga murottal metode Al Maarif ini dapat digunakan oleh para ustaz dan ustazah di TPQ sehingga muncul irama taghini yang khas di satuan pendidikan Taman Pendidikan Alquran di Kabupaten Kendal,” ujar Ketua Badan Khusus Fuspaq Kabupaten Kendal, KH Abu Suyudi.

Untuk diketahui, PGPQ Marhalatul Ula Angkatan ke-35 akan dilaksanakan kurang lebih 3 bulan dengan 15 kali tatap muka. Selama itu pula semua peserta akan mengikuti 9 mata kuliah yang dibagi 2 kelompok, yakni kelompok Ulumul Qur’an terdiri Ghoribul Qur’an, Tajwidul Qur’an dan Makhorijul Huruf. Sedangkan kelompok kedua yakni ilmu keguruan meliputi metodologi kitab Al Maarif, administrasi pendidikan, psikologi perkembangan anak, tahsinul khot, keterampilan BCM dan praktik mengajar. (red/sef)

0 Komentar