Usia Berapa Anak Dikatakan Speech Delay ?

Usia Berapa Anak Dikatakan Speech Delay ?
Usia berapa anak dikatakan Speech Delay? (@brgfx/freepik.com)
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Terlambat berbicara atau speech delay merupakan hal yang cukup umum terjadi kepada anak-anak seiring tumbuh kembangnya.

Specch delay bisa dilihat dengan mudah, bahkan orang tua bisa mendeteksi sendiri di rumah. Bahkan sejak anak usia dini.

Melansir dari laman parents.com, keterlambatan berbicara pada anak bisa terjadi karena anak mengalami masalah pada langit-langit mulut atau lidah, mengalami gangguan pada otak dan mengalami gangguan pendengaran.

Baca Juga:Sikap Orang Tua yang Rentan Bikin Anak Jadi IntrovertSMPN 14 Pekalongan Deklarasikan Jadi Sekolah Bersinar

Saat anak mengalami keterlambatan dalam berbicara, anak akan cenderung sulit untuk melakukan komunikasi serta mengekspresikan keinginannya.

Lalu, pada usia berapa anak bisa dikategorikan mengalami keterlambatan dalam berbicara atau speech delay?

Bagi beberapa orang tua mungkin akan sedikit mengalami kesulitan untuk mendeteksi sejak dini terkait keluhan speech delay, apalagi jika usia bayi hanya masih beberapa bulan. Jangan khawatir ayah bunda bisa mendeteksi kondisi ini seiring bertambahnya waktu.

Umumnya, pada anak-anak kondisi normal ia sudah mulai bergumam saat memasuki usia 2 bulan, pada saat usia 18 bulan anak sudah mulai bisa mengucapkan kata sederhana seperti mama, papa, dada, mbah, dan mah.

Dan saat anak sudah menginjak usia 2 tahun ia sudah bisa mengenal dan mengucapkan 25 kata, ia bahkan sudah bisa mengeja dua kata menjadi satu kesatuan, misalnya mau makan.

Lalu, kapan anak dikatakan mengalami keterlambatan dalam berbicara? Menurut para ahli ketika anak memasuki usia 2 tahun namun belum mengenal beberapa kata maka bisa dikatakan anak ini mengalami keterlambatan dalam berbicara. Saat anak usia 2 tahun sampai 4 tahun dia belum bisa menyebutkan dirinya sendiri, mengenal sekitar dan tidak fokus diajak bicara maka kemungkinan besar ia mengalami keterlambatan dalam berbicara.

Tanda anak mengalami keterlambatan dalam berbicara

Keterlambatan berbicara pada anak bisa mengindikasikan masalah kesehatan yang serius, jadi penting bagi orang tua untuk peka dan faham dengan kondisi anak. Ada beberapa tanda mudah yang bisa dilihat dari anak yang mengalami keterlambatan dalam berbicara, tanda tersebut antara lain :

  1. Anak usia 12 bulan tidak mengoceh dan tidak mengikuti gerak-gerik orang tuanya.
  2. Pada usia 18 bulan anak belum bisa mengikuti petunjuk orang tua, ia juga tidak mengatakan kata yang bermakna misalnya mama, papa, dada dan lain sebagainya.
  3. Pada usia 24 bulan anak tidak bisa menunjukkan gambar yang dimaksud oleh orang tua, ia juga tidak mau menunjuk apa yang dia inginkan.
  4. Pada usia 30 bulan atau 2,5 tahun dia tidak bisa merespon secara verbal, tidak mengerti perintah, dan belum bisa menggabungkan 2 suku kata menjadi kata yang bermakna.
  5. Pada usia 3 tahun anak tidak kata minimal 200 kata, ia juga tidak bisa mengikuti perintah atau petunjuk. Ia bahkan tidak bisa merespon pertanyaan atau sekedar sapaan dari orang disekitarnya.
0 Komentar