Radarpekalongan.id – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan menggelar kegiatan pendidikan dan pelatihan manajemen Perkoperasian dan kewirausahaan bagi wirausaha pemula, bertempat di Hotel Dafam Pekalongan, Rabu (1/2/2023).
Kegiatan pelatihan ini rencana akan dilaksanakan selama tiga hari terhitung mulai dari tanggal 1 hingga 3 Februari 2023 yang diikuti oleh 35 pelaku usaha koperasi dan 35 pelaku usaha UMKM.
Dimana pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut program dana alokasi khusus atau DAK tahun anggaran 2023.
Baca Juga:Blackpink Umumkan Konser Tur Dunia “Born Pink” Menuju Meksiko dan Australia!“The Offering” Tayang di Bioskop Pekalongan Hari Ini 1 Februari 2023, Berikut Jadwalnya!
“Alhamdulillah Koperasi ini adalah salah satu sektor yang bisa menopang pemulihan ekonomi. Tentunya dengan mereka permodalan-permodalan kepada UMKM kita ikutkan. Sebetulnya masih banyak pekerjaan rumah termasuk bagaimana komunikasi kita dengan pasar,” ungkap Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid usia membuka kegiatan tersebut, (1/2/2023)
Menurutnya, diharapkan koperasi bisa memberikan modal usaha untuk UMKM tetapi tentunya dengan melihat situasi dan kondisi.
“Alhamdulillah selama pandemi praktis 90 persen koperasi yang ada di Kota Pekalongan tetap sehat. Harapannya, bisa sinergi dengan pemerintah untuk pemulihan ekonomi,” lanjutnya.
Dimana diketahui saat ini terdapat sekitar 283 Koperasi di Kota Pekalongan baik yang terbesar di Indonesia hingga Koperasi kecil dari perusahaan saat ini sudah berjalan.
“Untuk UMKM juga salah satu sektor yang menjadi andalan kita. Karena kreativitas baik itu masyarakat, anak-anak muda sekarang yang mampu bikin olahan makanan dan minuman kekinian. Itu juga perlu kita dorong untuk pelatihan, bagaimana pengemasan hingga pemasaran,” katanya.
Karena menurutnya, saat ini ada beberapa problem di tengah UMKM sendiri salah satunya di pemasaran.
“Dimana-mana problem utama adalah pemasaran, sertifikat/lebel halal, itu juga perlu kita dorong supaya masyarakat konsumen itu bisa lebih mantap untuk mengkonsumsi. Mudah-mudahan ini semua membawa berkah sinergi ditahun 2023. Kita dorong terus usaha-usaha, Koperasi, UMKM semuanya supaya kita bisa menghindari prediksi resesi di tahun 2023 ini, mudah-mudahan tidak di Pekalongan, Jawa tengah dan di Indonesia,” tandasnya.
Baca Juga:“Skaya And The Big Boss” Jadi Series Baru Natasha Wilona dan Rayn Wijaya’12 Cerita Glen anggara” Kini Tersedia di Streaming Netflix
Sementara itu, Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Budiyanto, menjelaskan untuk pelatihan ada dua yakni manajemen Koperasi dan Kewirausahaan UMKM dimana dilakukan di tempat dan peserta yang berbeda.
