Hendaklah kita berpuasa pada bulan Ramadhan karena dasar iman dan dengan mengharap pahala. Niscaya Allah Azza wa Jalla akan mengampuni dosa-dosa kita yang telah lalu.Dalam hadits yang shahih, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيمَاناً وَاحْتِسَاباً ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya, Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena keimanan dan mengharapkan pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
Di bulan yang berkah ini setan-setan dibelenggu. Pintu-pintu surga dibuka, sedangkan pintu-pintu neraka ditutup. Dalam sebuah hadits, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ غُلِّقَتِ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِي مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنْ النَّارِ وَذَلكَ فِي كُلُّ لَيْلَةٍ حَتَّى يَنْقَضِيَ رَمَضَانُ.
Baca Juga:Edan Suku Cadang PJU di Pekalongan Kerap Dicuri, Ada 22 Kasus di Bulan Februari 2023Pohon Besar Tumbang dan 3 Titik Longsor di Kroyakan, Jalur Doro – Petungkriyono Membahayakan
“Apabila awal malam dari bulan Ramadhan ditutuplah pintu-pintu neraka dan tidak ada satu pun pintu yang dibuka, dan dibuka pintu-pintu surga, tidak ada satu pun darinya yang ditutup. Penyeru (dari malaikat) pun berseru, ‘Wahai orang yang menginginkan kebaikan! Sambutlah! Wahai orang-orang yang menginginkan keburukan! Tahanlah! Dan Allah mempunyai orang-orang yang akan dibebaskan dari neraka, dan hal itu ada pada setiap malam sampai bulan Ramadhan berakhir”.
Bekalilah kalian di bulan Ramadhan dengan segala amalan yang dapat menambahkan kedekatan kepada Allah Azza wa Jalla. Isilah waktu-waktu kalian di bulan Ramadhan dengan amal-amal shalih, dengan bertasbih, tahmid, tahlil, takbir, membaca Alquran, juga menjaga shalat wajib lima waktu dengan berjamaah. Jadikanlah malam-malam di bulan Ramadhan ini kalian isi dengan shalat, membaca Alquran, berdzikir dan berdoa.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا واحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa shalat (malam) di bulan Ramadhan karena keimanan dan mengharap pahala, maka Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu”.
Memperbanyak Amal Shalih
Di bulan Agung ini amal ketaatan kita akan dilipatgandakan sebagaimana juga amal kejelekan dianggap besar di dalamnya, sehingga sangat penting untuk dihindari serta ditinggalkan. Akan diangkat derajat orang-orang yang berbuat baik. Maka perbanyaklah amal-amal shalih dan perbanyaklah memberikan makan dan bersedekah kepada orang-orang yang membutuhkan.
Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ
“Barangsiapa memberi makanan untuk berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya semisal pahala orang yang puasa dengan tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun”.
