4 Persiapan Sambut Ramadhan, Agar Ibadah Kian Sempurna

sambut ramadhan
Ilustrasi Menyambut Ramadhan (freepik.com)
0 Komentar

Setiap muslim bisa bersedekah dengan rezeki apa saja yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala mudahkan untuknya, sebagaimana di dalam hadits:

اِتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ

“Takutlah kalian akan neraka, walau (hanya dengan menyedekahkan) separuh kurma! Barang siapa yang tidak memiliki (apa-apa) maka (hendaklah bersedekah) dengan perkataan yang baik”.

Sedangkan yang tidak mempunyai sesuatu yang bisa ia sedekahkan, maka Allah Azza wa Jalla telah menjadikan baginya (pahala-red) sedekah pada setiap tasbih (yang diucapkannya), pada setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan yang baik merupakan sedekah, dan mencegah dari yang mungkar adalah sedekah. Sampai pun dalam hal menyalurkan naluri biologis kepada yang halal dan bersenang-senang dengannya adalah sedekah.

4 Persiapan Sambut Ramadhan, Agar Ibadah Kian SempurnaPerbanyak sedekah di bulan Ramadhan (baznas.go.id)

Baca Juga:Edan Suku Cadang PJU di Pekalongan Kerap Dicuri, Ada 22 Kasus di Bulan Februari 2023Pohon Besar Tumbang dan 3 Titik Longsor di Kroyakan, Jalur Doro – Petungkriyono Membahayakan

Dalam sebuah hadits yang telah sah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa ada sekelompok Sahabat Rasulullah yang mengatakan:

يَا رَسُولَ الله ، ذَهَبَ أهلُ الدُّثُور بالأُجُورِ ، يُصَلُّونَ كَمَا نُصَلِّي ، وَيَصُومُونَ كَمَا نَصُومُ ، وَيَتَصَدَّقُونَ بِفُضُولِ أمْوَالِهِمْ

“Wahai Rasulullah! Orang-orang kaya telah membawa banyak pahala. Mereka shalat sebagaimana kami shalat, puasa sebagaimana kami puasa dan mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta mereka”.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda:

أَوَلَيسَ قَدْ جَعَلَ اللهُ لَكُمْ مَا تَصَدَّقُونَ بِهِ : إنَّ بِكُلِّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقةً ، وَكُلِّ تَكبيرَةٍ صَدَقَةً ، وَكُلِّ تَحمِيدَةٍ صَدَقَةً ، وَكُلِّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةً ، وَأمْرٌ بالمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ ، وَنَهيٌ عَنِ المُنْكَرِ صَدَقَةٌ ، وفي بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ

“Bukankah Allah telah jadikan bagi kalian apa-apa yang kalian bisa bersedekah dengannya; sesungguhnya di setiap tasbih adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahmid sedekah, setiap tahlil sedekah, perintah kepada yang makruf adalah sedekah, mencegah dari yang mungkar adalah sedekah, dan pada syahwat kalian ada sedekah”.

Lalu mereka bertanya: “Ya Rasulullah! Apakah apabila salah satu dari kami menyalurkan syahwatnya lalu ada pahala yang bisa ia dapatkan? Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ”Bagaimana menurut kalian seandainya dia menyalurkan syahwatnya kepada yang haram, bukankah dia mendapatkan dosa? Maka seperti itu juga apabila dia menyalurkannya kepada yang halal, maka dia akan mendapatkan pahala”.

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

أَحَبُّ اَلْكَلَامِ إِلَى اَللَّهِ أَرْبَعٌ: سُبْحَانَ اَللَّهِ, وَالْحَمْدُ لِلَّهِ, وَلَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ, وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

“Kalimat yang paling dicintai Allah ada empat: Subhanallah, Alhamdulillah, La Ilaha illallah dan Allahu Akbar”.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

اَلْبَاقِيَاتُ اَلصَّالِحَاتُ: سُبْحَانَ اَللَّهِ, وَالْحَمْدُ لِلَّهِ, وَلَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ, وَاَللَّهُ أَكْبَرُ, وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاَللَّهِ

Al-Baqiyatush Shalihat (amal shalih yang pahalanya abadi): Subhanallah, wal-hamdulilah, wala ilaha illallah, wallahu akbar wa la haula wala quwwata illa billah”.

0 Komentar