DPD Juleha Pekalongan Gelar Bimtek Sembelih Domba, Target Satu Masjid Satu Juru Sembelih Halal

DPD Juleha Pekalongan Gelar Bimtek Sembelih Domba, Target Satu Masjid Satu Juru Sembelih Halal
PRAKTIK - DPD Juleha Kabupaten Pekalongan menggelar Bimtek Penyembelihan Hewan Secara Halal di BJF.
0 Komentar

BOJONG, RADARPEKALONGAN.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Pekalongan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyembelihan Hewan Secara Halal di Bintang Jaya Farm (BJF), Desa Babalan Kidul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini merupakan program perdana setelah kepengurusan DPD Juleha Kabupaten Pekalongan masa khidmat 2026–2028 dikukuhkan pada 7 Juni 2026 di kediaman dr. H. Amrozi T. di Wonopringgo.

Bimtek diikuti oleh 23 peserta yang sebagian besar berasal dari kalangan generasi muda, masyarakat umum, serta pengurus mushala dan masjid. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 19 peserta mengikuti praktik penyembelihan hewan dengan konsep unik, yakni satu peserta menyembelih satu domba secara langsung di bawah bimbingan instruktur.

Ketua DPD Juleha Kabupaten Pekalongan, Yusup, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat dalam melakukan penyembelihan hewan sesuai syariat Islam dan standar keamanan pangan.

Baca Juga:DPRD Batang Soroti SILPA Rp196 Miliar, Bupati Faiz: Itu Antisipasi Pemangkasan Anggaran 2026DBHCHT Kendal Dipangkas 50%, Bupati Minta Verifikasi BLT Petani Tembakau Diperketat

“Melalui bimtek ini kami ingin mencetak juru sembelih halal yang memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam, sekaligus memperhatikan aspek higienitas, sanitasi, dan kesejahteraan hewan. Harapannya, masyarakat memiliki SDM yang kompeten saat pelaksanaan kurban maupun kebutuhan penyembelihan lainnya,” ujarnya.

Materi utama yang diberikan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 147 Tahun 2022 tentang profesi Juru Sembelih Halal (Juleha) yang mengatur pengetahuan, keterampilan teknis, serta prosedur penyembelihan hewan sesuai syariat Islam dan prinsip kesejahteraan hewan.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan drh. Arif, Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan Moh. Masdar, serta perwakilan Halal Center UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan, Hendri.

Pembina DPD Juleha Kabupaten Pekalongan, dr. H. Amrozi, menjelaskan bahwa organisasi yang baru terbentuk ini memiliki dua program unggulan, yakni “Satu Mushala/Masjid Satu Juleha” dan pelaksanaan bimtek secara berkelanjutan.

“Program satu mushala atau masjid satu Juleha kami gagas agar setiap tempat ibadah memiliki minimal satu orang yang memahami tata cara penyembelihan hewan kurban secara benar. Dengan demikian, proses penyembelihan, penanganan daging hingga distribusinya dapat memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal atau ASUH,” katanya.

0 Komentar