KENDAL, RADARPEKALONGAN — Inovasi pelajar Kabupaten Kendal kembali mencuri perhatian publik pada ajang Kendal Open Fair (KOF) 2026. Biolele Farm, produk pelet pakan ikan lele berbahan baku limbah organik hasil riset siswa Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) 03 Sunan Katong Kaliwungu, menjadi salah satu karya unggulan yang dipamerkan di stan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Kendal. Pameran pembangunan terbesar di Kendal itu berlangsung di Stadion Kebondalem pada 21–27 Juli 2026.
Produk yang lahir dari kegiatan Karya Ilmiah Remaja (KIR) ini menuai antusiasme tinggi dari pengunjung karena mengusung konsep ramah lingkungan berbasis ekonomi sirkular. Dengan memanfaatkan limbah rumah tangga sebagai bahan baku utama, Biolele Farm menawarkan solusi pengelolaan sampah sekaligus mendukung budidaya perikanan yang berkelanjutan.
Kepala MA NU 03 Sunan Katong Kaliwungu, Mualifah, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk menampilkan hasil riset mereka di pameran bergengsi tersebut. Menurutnya, keterlibatan dalam ajang seperti KOF menjadi momentum penting bagi siswa untuk mengukur kemampuan dan mendapatkan apresiasi publik.
Baca Juga:Thifal dari SMAN 1 Pekalongan Juara 1 Fotografi FLS3N Jateng, Melaju ke NasionalKendal Ditunjuk sebagai Lokus Percontohan Agroforestry Berbasis Pengurangan Emisi Karbon
“Kami sangat bersyukur sekaligus bangga karena siswa diberi ruang untuk menunjukkan karya inovatifnya. Harapan kami, ini tidak berhenti di pameran, tetapi menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berinovasi, mengembangkan potensi, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui penelitian ilmiah,” tegas Mualifah kepada sejumlah media pada Rabu (29/7/2026).
Dukungan penuh juga datang dari Kepala Bapperida Kabupaten Kendal, Izzudin Latif. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk mendorong lahirnya inovasi dari kalangan pelajar agar dapat berkembang menjadi produk bernilai ekonomi dan bermanfaat luas bagi masyarakat.
“Kami akan terus melakukan pendampingan terhadap inovasi para pelajar, termasuk mengupayakan agar karya-karya yang potensial dapat memperoleh hak paten sehingga memiliki nilai tambah dan mampu bersaing,” ujar Izzudin saat mengunjungi stan pameran.
Biolele Farm merupakan hasil penelitian tim siswa yang terdiri atas Fathimah Nafi’ul Islam, Intan Maulidha, Sita Qurota Ayun, Julia Nadya Maharani, dan Nailal Amanil Batul. Penelitian ini dibimbing oleh Nur Ulfa Citra Dewi bersama pelatih Arini Hasbia.
