Biolele Farm Pelet Ikan dari Limbah Organik Siswa MA NU 03 Curi Perhatian di KOF 2026

Biolele Farm Pelet Ikan dari Limbah Organik Siswa MA NU 03 Curi Perhatian di KOF 2026
ABDUL GHOFUR. INOVASI PELAJAR - Tim KIR MA NU 03 Sunan Katong Kaliwungu memamerkan Biolele Farm di stan Bapperida Kendal Open Fair 2026 sebagai inovasi pengolahan limbah organik.
0 Komentar

Sebelum tampil di KOF 2026, inovasi tersebut telah mengharumkan nama sekolah dengan meraih medali perak pada ajang National Innovative Science, Environmental and Entrepreneurship Fair (NISEEF) di Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang.

Fathimah Nafi’ul Islam, salah satu anggota tim peneliti, menjelaskan bahwa Biolele Farm dibuat dari maggot hasil biokonversi limbah rumah tangga yang dipadukan dengan bekatul dan kulit kedelai. Produk ini mengusung konsep zero waste dan ekonomi sirkular dengan mengubah limbah organik menjadi pelet pakan ikan bernilai guna.

“Kami ingin menunjukkan bahwa limbah rumah tangga bukan sekadar sampah, tetapi dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung budidaya ikan lele yang lebih berkelanjutan. Dengan Biolele Farm, kami berharap dapat mengurangi beban sampah organik sekaligus meningkatkan produktivitas budidaya lele di masyarakat,” ungkap Fathimah.

Baca Juga:Thifal dari SMAN 1 Pekalongan Juara 1 Fotografi FLS3N Jateng, Melaju ke NasionalKendal Ditunjuk sebagai Lokus Percontohan Agroforestry Berbasis Pengurangan Emisi Karbon

Ke depan, tim peneliti berencana melakukan uji coba skala yang lebih luas dan menyempurnakan formula pelet agar kandungan nutrisinya semakin optimal. Mereka juga berharap produk ini dapat diproduksi secara massal dan menjadi alternatif pakan ikan yang ekonomis serta ramah lingkungan. (fur)

0 Komentar