“Jangan disaat sholat, mereka ribut, anak-anak ini diusir ataupun disuruh pergi. Ini sangat bertentangan. Dengan melayani baik dan memberikan keramahan pada anak di rumah ibadah, justru anak-anak ini akan lebih tertarik dan lebih banyak berkunjung ke rumah ibadah, dibandingkan main di luar yang pengawasannya justru tidak dapat dikendalikan atau kurang,” pungkasnya. (dur)
Di Tahun 2023, Pemkot Pekalongan Berharap Kota Layak Anak Naik Predikat Nindya
