Wah Asyik, Pelajar Australia Dikenalkan Permainan Tradisional Congklak dan Cublek Cublek Suweng

Wah Asyik, Pelajar Australia Dikenalkan Permainan Tradisional Congklak dan Cublek Cublek Suweng
Pelajar SMAN 1 Paninggaran tengah memperagakan permainan tradisional Cublek Cublek Cublek kepada pelajar Australia. (Triyono)
0 Komentar

PANINGGARAN, Radarpekalongan.id – Pelajar Australia dikenalkan permainan tradisional Congklak dan Cublek Cublek Suweng oleh siswa SMAN 1 Paninggaran. Permainan itu dikenalkan dalamprogram “Partnership for Collaborative Learning” antara SMA N 1 Paninggaran dengan Cardijn College, Australia.

Dalam kegiatan yang digelar secara zoom menggunakan media Microsoft Teams itu selain mengajarkan beberapa permainan tradisional kepada para siswa Cardijn College, Australia, juga diajarkan penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Adapun kegiatan terlaksana dalam rangka program “Partnership for Collaborative Learning” antara SMA N 1 Paninggaran dengan Cardijn College, Australia.Program tersebut telah berjalan selama setahun, yang dimulai pada bulan Februari 2022.

Baca Juga:Temukan Sekolah Negeri Tak Layak, Kades Diminta Langsung Lapor Dinas27. 944 Bidang Tanah Jadi Target Program PTSL BPN Kabupaten Pekalongan

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh guru Bahasa Inggris di SMA N 1 Paninggaran, Dahlan, M.Ed, yang pernah mengenyam pendidikan S2 di The University of Adelaide, Australia. Program tersebut dilaksanakan dengan frekuensi sebulan sekali pada tahun lalu, dan dua bulan sekali pada tahun ini.

Wah Asyik, Pelajar Australia Dikenalkan Permainan Tradisional Congklak dan Cublek Cublek SuwengPelajar Australia tengah memperhatikan permainan tradisional congklak Cublek Cublek Suweng diperagakan pelajar SMAN 1 Paninggaran. (Triyono)

“Dalam rangkaian kegiatan rutin yang dilakukan oleh kedua sekolah tersebut, para siswa dari kedua sekolah saling mengenalkan bahasa satu sama lain.Selain itu, mereka juga saling mengenalkan budaya lokal melalui presentasi dan unjuk penampilan (performance),” terang guru Bahasa Inggris di SMA N 1 Paninggaran, Dahlan, M.Ed usai kegiatan.

Para siswa Australia, lanjut Dahlan yang mengikuti kegiatan tersebut adalah mereka yang mengambil kelas Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran pilihan. Melalui pengenalan budaya dan bahasa, diharapkan motivasi belajar bahasa asing para siswa tumbuh.

“Tujuan dari program partnership for collaborative learning untuk meningkatkan wawasan global para siswa dari kedua sekolah serta saling mengenalkan budaya dan bahasa antara satu sama lain. Kemudian untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa asing bagi para siswa kedua sekolah. Tak hanya itu saja kegiatan bisa menjadi sarana bagi para siswa untuk berperan sebagai duta budaya dan bahasa bagi negara masing masing, ” harapnya. (Yon)

0 Komentar