Mengingat dampak dari media sosial yang membuat kita selalu terdorong untuk membandingkan diri, maka berhentilah sejenak atau kurangi penggunaan medsos.
Meningkatkan pola pikir JOMO perlu dilatih, berikut berbagai upaya untuk menikmati moment tanpa disrupsi media sosial:
1. Menikmati Waktu Senggang
Kita sering tertekan terhadap berbagai masalah hidup baik dalam pekerjaan, keuangan, percintaan dan keluarga. permasalahan yang bergantian datang membuat pikiran kita kacau dan stress. mengalihkan stress dengan melakukan kesibukan lain justru malah meningkatkan intensitas stress tersebut . maka hendaknya kita luangkan waktu sejenak untuk diri sendiri. sisa kan waktu untuk melakukan kegiatan yang membuat kita merasa senang untuk mengurangi tekanan
2. Melatih Rasa Syukur
Ilustrasi syukur (freepik.com)
Baca Juga:Tema Perayaan 17 Agustus untuk Sekolah yang Asik dan InovatifGalau Mau Diet? Tenang, Berikut 5 Makanan untuk Program Diet yang Efektif Buat Kamu
Luangkan waktu untuk bersyukur, ingat terhadap semua yang telah didapat dengan susah payah hingga detik ini. Catat dan resapi apa yang telah kamu dapat selama ini hal ini membuat kamu fokus terhadap apa yang sudah kamu dapat dari pada yang tidak ada.
3. Bercakap dengan Banyak Orang
Interaksi sosial (freepik.com)
JOMO terlihat seperti menarik diri dari lingkungan yang menarik menjadi membosankan. Namun tidak seperti itu, JOMO itu seperti berhenti melakukan hal yang tidak membuatmu bersemangat, hadirlah di lingkungan yang produktif atau kerjakan sebuah hobi yang menyenangkan.
Perlu diingat bahwa setiap orang punya waktu masing-masing, tidak perlu memprihatinkan diri dengan pencapaian orang lain dengan menerapkan pola pikir JOMO sebagai penangkal bahaya fenomena FOMO yang tidak sehat. gunakan praktik JOMO untuk menghabiskan waktu lebih bijak. (Bait)
sumber: Image by jcomp on Freepik
