Ia mengaku sangat tersentuh dengan sambutan masyarakat Indonesia. “Masyarakat dari berbagai agama memberikan makanan, minuman, dan semangat kepada kami. Salah satu bhante bahkan menyebut Indonesia sebagai rumah kedua mereka. Sambutan seperti ini tidak kami temukan di negara lain,” ujarnya.
Prabu juga memberi apresiasi khusus kepada Kota Pekalongan. “Forkopimda hadir lengkap, Wali Kota turun langsung menyambut, dan pengamanan sangat solid. Ini hanya kami temui di Kota Pekalongan sepanjang jalur Pulau Jawa,” pungkasnya.
