Polres Pekalongan Kota Salurkan 27 Ton Beras Murah, Sasar 27 Kelurahan!

Polres Pekalongan Kota Salurkan 27 Ton Beras Murah, Sasar 27 Kelurahan!
WAHYU HIDAYAT BERAS MURAH - Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Aula Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pelalongan pada Kamis (7/8/2025).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Dalam upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan, Polres Pekalongan Kota bekerja sama dengan Perum Bulog dan Pemerintah Kota Pekalongan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) selama empat hari berturut-turut, mulai Kamis hingga Minggu (7–10/8/2025).

Kegiatan ini menyasar seluruh wilayah Kota Pekalongan, mencakup 27 kelurahan yang tersebar di empat kecamatan. Setiap harinya, GPM digelar serentak di tiap kelurahan di satu wilayah kecamatan setempat.

Dimulai dari Kecamatan Pekalongan Barat pada Kamis (7/8/2025); dilanjutkan di Kecamatan Pekalongan Timur pada Jumat (8/8/2025); di Kecamatan Pekalongan Utara pada Sabtu (9/8/2025); dan di Kecamatan Pekalongan Selatan pada Minggu (10/8/2025).

Baca Juga:Dua Rumah di Kendal Hangus Terbakar, 4 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Api!Wawalkot Pekalongan Ajak Organisasi Perempuan Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak!

Salah satu titik pelaksanaan GPM pada Kamis (7/8/2025) berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga yang sejak pagi sudah mengantre untuk membeli beras murah SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, melalui Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Yoyok Agus Waluyo, selaku Satgas Pangan, menyampaikan bahwa GPM ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri. “Pada hari ini kami mendistribusikan beras SPHP di tujuh kelurahan wilayah Kecamatan Pekalongan Barat. Selanjutnya akan berlanjut di kecamatan lainnya hingga hari Minggu, 10 Agustus 2025,” ujar AKP Yoyok.

Total sebanyak 27 ton beras SPHP disalurkan ke 27 kelurahan, masing-masing kelurahan mendapatkan alokasi satu ton. Beras SPHP merupakan cadangan beras pemerintah (CBP) berkualitas medium dari Perum Bulog, dikemas dalam kantong 5 kilogram. Untuk wilayah Jawa, Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP ini adalah Rp62.500 per pak (Rp12.500 per kilogram). Masyarakat diperbolehkan membeli maksimal dua pak atau 10 kilogram per orang. Harga ini jauh lebih murah dibanding harga pasar yang saat ini berkisar Rp14.500 hingga Rp15.000 per kilogram.

“Tujuan dari Gerakan Pangan Murah ini adalah agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaat dari kebijakan pemerintah pusat, dalam hal ini Bapak Presiden RI. Ini adalah bagian dari upaya bersama untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dan membantu masyarakat,” imbuh AKP Yoyok.

0 Komentar