Jalur Banyuputih-Limpung Rampung Dicor Beton Rp 8,9 Miliar, Warga Batang Tak Lagi Merasa Terpencil

Jalur Banyuputih-Limpung Rampung Dicor Beton Rp 8,9 Miliar, Warga Batang Tak Lagi Merasa Terpencil
NOVIA ROCHMAWATI TINJAU PROYEK JALAN - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meninjau pembangunan ruas jalan Kalangsono–Kalibalik, Jumat (7/11/2025).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG — Warga Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, akhirnya bisa bernapas lega. Akses jalan penghubung vital antara Desa Kalangsono dan Kalibalik menuju Limpung telah rampung dibangun. Jalan yang dulunya rusak parah ini kini mulus, memutus isolasi, dan siap memperlancar mobilitas ekonomi masyarakat.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yang meninjau langsung pembangunan ruas jalan tersebut, Jumat (7/11/2025), menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis untuk menghubungkan kawasan Pantura dengan wilayah selatan Batang.

“Jalan ini menjadi akses utama dari Pantura melewati Kalibalik–Kalangsono hingga Limpung. Dengan selesainya proyek ini, masyarakat Banyuputih bisa lebih mudah beraktivitas dan mobilitas ekonomi juga meningkat,” jelas Faiz.

Baca Juga:Gelar Tahfidz Al-Qur’an Perdana, SD Muhammadiyah Purin Perkuat Karakter Islami Siswa KendalGedung Pemkot Pekalongan Diratakan Pasca-Kerusuhan, Pembangunan Baru Dimulai Awal 2026

Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan DPUPR, Endro Suryono, menjelaskan bahwa proyek rekonstruksi jalan sepanjang 2,61 kilometer ini dikerjakan dengan konstruksi rigid pavement (beton kaku) dan talud, dengan nilai kontrak sebesar Rp 8,97 miliar. Pekerjaan ditargetkan selesai lebih cepat, dari 14 Desember menjadi 80 hari kalender.

Kepala Desa Kalibalik, Kuat Basari, mengaku sangat bersyukur atas rampungnya pembangunan yang sudah lama diimpikan warganya.

“Sekarang tidak ada lagi istilah terpencil. Jalan sudah bagus, mobilitas lancar, dan ekonomi pasti ikut bergerak,” ujar Kuat Basari dengan wajah sumringah. (nov)

0 Komentar