Tanah Diduga Diserobot, Karnoto Pasang Plang Besar di Perumahan Panorama Indah: “Tanah Ini Masih Sengketa!”

Karnoto korban mafia tanah memasang plang bertuliskan tanah sengketa di Perumahan Panorama Indah.
Karnoto (kiri) menunjukkan laporan polisi yang menyatakan pengembang Perumahan Panorama Indah sudah menjadi tersangka.
0 Komentar

“Kalau dihitung, banyak sekali bagi orang kecil seperti saya,” ucapnya.

Namun ia menegaskan, dirinya tak akan mundur. “Saya ingin keadilan. Tanah ini harus dikembalikan. Proses pidananya harus ditegakkan. Saya harap polisi serius mengusut mafia tanah ini sampai tuntas.”

Ketua RT Perumahan Panorama Indah, Dedi, ikut kaget saat mendapat laporan dari warganya.

Baca Juga:Saksi Ahli Muncul Jelang Tuntutan, Dugaan Upaya Peringanan Hukuman MencuatPembacaan Tuntutan Kasus Pengeroyokan Anak Ditunda, Kuasa Hukum Desak JPU Gunakan Pasal 170 KUHP

“Saya dihubungi saat masih jam kerja. Warga panik karena ada orang memasang plang dengan tulisan yang bikin resah,” ujarnya.

Dedi memastikan akan menggelar rapat besar bersama warga untuk membahas persoalan ini.

“Kami akan undang pihak yang memasang plang dan pihak pengembang, yang katanya sudah jadi tersangka di Polda Jateng,” tegas Dedi.

Ketegangan di Perumahan Panorama Indah belum mereda. Warga kini menunggu kejelasan: apakah rumah yang sudah mereka tempati aman secara hukum, atau justru menjadi bagian dari sengketa yang tak kunjung selesai.

Sementara Karnoto tetap berdiri di garis depan, membawa satu tuntutan: keadilan atas tanah yang ia klaim miliknya.

0 Komentar