RADARPEKALONGAN.ID – Salah satu tujuan populer untuk pemudik selama libur Lebaran 2026 adalah Pekalongan. Semua kota dan kabupaten di wilayah Pantura Jawa Tengah memiliki banyak oleh-oleh yang menarik untuk dilihat sebagai buah tangan.
Berikut 6 rekomendasi oleh-oleh unik khas Pekalongan yang memadukan tradisi lokal dan inovasi modern, cocok dijadikan buah tangan bagi keluarga dan kerabat saat libur Lebaran 2026.
1. Krupuk Gendar
Salah satu makanan tradisional Pekalongan berbahan dasar nasi adalah kerupuk gendar, yang juga dikenal dengan nama kerupuk nasi atau karak di daerah lain.
Baca Juga:Glamping Hits di Wonosobo dengan Suasana Sejuk Ini 4 Pilihan PopulerWonosobo Punya Banyak Spot Instagramable, Ini 3 Rekomendasi Glamping Menarik
Teksturnya yang renyah dan gurih pas di lidah pelancong. Biasanya, warga menyantap kerupuk itu sebagai pelengkap makan siang dengan soto tauco khas Pekalongan.
Nasi bumbu ketumbar dengan bawang putih dan tepung sagu digunakan untuk membuat kerupuk. Mereka dapat ditemukan di banyak warung, pasar, dan pusat oleh-oleh di pinggir jalan Pekalongan.
2. Capret
Selain kerupuk gendar, ada capret di Pekalongan.
Capret yang cocok untuk makan bersama keluarga atau kerabat. Tepung pati digunakan untuk membuat capret dengan berbagai rasa, seperti barbekyu, pedas, dan keju.
Camilan ini dijual dengan harga sekitar Rp10.000 per bungkus. Toko oleh-oleh khas di pusat kota, seperti Toko si Pitung di Jl. Gajah Mada Bendan, Kecamatan Pekalongan, Jawa Tengah, menawarkan wisawatan langsung.
3. Kopi Tjanting
Pekalongan juga menawarkan ragam kopi yang layak dijadikan oleh-oleh. Salah satu yang terkenal adalah Kopi Tjanting yang dibudidayakan di perkebunan kopi Talun.
Saat zaman VOC, perkebunan kopi di salah satu kecamatan dianggap sebagai penghasil kopi terbaik. Pangsa pasarnya bahkan sampai ke Eropa dan Amerika Serikat.
Tjanting Coffee adalah label yang dimiliki oleh Rizky Robbany. Di daerah Kraton Kidul, Kecamatan Pekalongan Barat, tepatnya di Jl. Angkatan 45 Gang 5 Nomor 14, Kota Pekalongan, La hanya menerima biji kopi “petik merah” dari petani lokal dan kemudian mengolahnya secara natural.
Baca Juga:3 Glamping Favorite di Batang untuk Staycation Libur Bareng Keluarga3 Glamping View Alam Terbaik di Pekalongan untuk Liburan Lebaran
Pemilik menawarkan kopi berkualitas premium yang sudah di-roasting dan digiling. Pemasarannya bahkan sudah menjangkau luar pulau, seperti Kalimantan dan Sulawesi.
Ada tiga varian kopi tersedia, yakni robusta, excelsa, dan arabika. Bagi pemula, varian excelsa direkomendasikan untuk dicicipi karena tidak begitu pahit dan asam dengan after taste fruity.
