4. Binteng Jahe
Makanan khas Pekalongan yang terbuat dari jahe yang dimasak dengan gula dan kelapa, adalah oleh-oleh berikutnya yang tepat.
Aroma jahenya kuat. Rasanya perpaduan manis dan pedas. Umumnya, ogak jahe itu disantap saat sedang menghadapi cuaca dingin di daerah Pekalongan karena bisa menghangatkan tenggorokan.
5. Limun Oriental
Selain makanan, Pekalongan menawarkan Limun Oriental, minuman khas. Ini adalah minuman lembut yang sangat terkenal ini yang bagus untuk diberikan sebagai oleh-oleh.
Baca Juga:Glamping Hits di Wonosobo dengan Suasana Sejuk Ini 4 Pilihan PopulerWonosobo Punya Banyak Spot Instagramable, Ini 3 Rekomendasi Glamping Menarik
Sejak awal abad ke-19, tepatnya selama kekuasaan Belanda di Tanah Air, limun oriental menjadi populer. Orang-orang Belanda hanya memakannya sampai dijuluki Banyu Londho, yang berarti “minuman orang Belanda”.
Air lemon dan gula membuat minuman ini memiliki rasa manis dan segar. Saat ini, minuman limun dibuat tanpa pengawet.
6. Batik Pekalongan
Sejak berpuluh tahun hingga sekarang, sebagian besar proses produksi batik Pekalongan dilakukan di rumah-rumah, bukan di perusahaan bermodal besar, yang menjadikannya unik.
Batik Pekalongan sangat terkait dengan kehidupan orang Pekalongan, yang sekarang terdiri dari dua wilayah administratif, Kotamadya Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan. Pasar Setono adalah tempat yang sering dikunjungi wisatawan untuk membeli batik.
Sumber: Liputan6.comFto: Ig/streetphotography.pekalongan
Kode nama: Tim
