Aksi Sosial Fatayat NU Tunggulsari Kendal, 500 Paket Takjil Ludes Diserbu Warga dalam 15 Menit

Aksi Sosial Fatayat NU Tunggulsari Kendal, 500 Paket Takjil Ludes Diserbu Warga dalam 15 Menit
ABDUL GHOFUR BERBAGI - Jajaran Pengurus Ranting Fatayat NU Desa Tunggulsari Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal membagikan takjil untuk buka puasa Ramadan 1447 H.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Pimpinan Ranting Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, sukses menggelar aksi kemanusiaan perdana di bulan suci Ramadan 1447 H. Sebanyak 500 paket takjil yang disiapkan ludes dibagikan kepada pengguna jalan hanya dalam waktu sekitar 15 menit, Minggu, 1 Maret 2026.

Aksi sosial ini dipusatkan di dua titik strategis, yakni di depan Musala Al Khidmah Ngrau dan pertigaan arah Ngrau Kulon. Dimulai sejak pukul 16.30 WIB, para kader perempuan NU ini dengan cekatan membagikan paket berbuka puasa kepada pengendara sepeda motor, mobil, serta warga sekitar yang melintas.

Ketua Fatayat NU Tunggulsari, Prihastuti, mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat melampaui ekspektasi organisasi. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk nyata pengabdian sosial sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga desa.

Baca Juga:Safari Ramadan di Panjang Wetan, Wali Kota Aaf Ajak Warga Jaga Ketertiban Selama Puasa di PekalonganBupati Pekalongan Terjaring OTT KPK di Semarang, Ruang Kerja hingga Salon Pribadi Disegel Penyidik

“Ini tahun pertama kami mengadakan pembagian takjil. Sebanyak 500 bungkus habis dalam 15 menit. Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami ingin kegiatan ini terus berlanjut setiap Ramadan,” tegas Prihastuti di sela-sela pembagian takjil.

Soliditas Kader di Tingkat Ranting

Keberhasilan agenda ini disebut sebagai buah dari kekompakan seluruh kader Fatayat NU Tunggulsari yang terlibat langsung sejak tahap persiapan hingga distribusi di lapangan. Prihastuti menargetkan aksi serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan untuk memperkuat peran organisasi sebagai wadah perempuan yang responsif terhadap kondisi sosial masyarakat.

Apresiasi juga datang dari Ketua PAC Fatayat NU Brangsong, Sri Wahyudah. Menurutnya, inisiatif aktif di tingkat ranting menjadi bukti bahwa gerak organisasi tidak hanya terkonsentrasi di level kabupaten, tetapi menyentuh langsung akar rumput.

“Kami bangga dengan semangat kader di tingkat ranting. Ini bukti Fatayat hadir dan bergerak nyata untuk masyarakat,” ujar Sri Wahyudah dengan nada optimis.

Respons Positif Masyarakat

Kehadiran para kader Fatayat di jalur ramai tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh warga, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat azan magrib berkumandang. Salah seorang penerima takjil, Suparmi, mengaku sangat terbantu dengan adanya paket berbuka puasa gratis ini.

“Alhamdulillah sangat membantu untuk berbuka puasa saat masih di jalan. Semoga bisa terus ada setiap Ramadan,” ungkap Suparmi.

0 Komentar