“Kami siap meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah Kabupaten Kendal,” ujar Ryke memastikan komitmen institusinya.
Dukungan serupa juga ditegaskan oleh Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Kendal, Muhadi. Pihaknya berkomitmen penuh untuk bersinergi melalui kegiatan patroli rutin, pemantauan ketat di titik-titik rawan, serta menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar.
Melalui sinergi solid antarinstansi ini, jajaran aparat dan pemerintah di wilayah Kendal optimistis dapat meminimalisasi dampak kemarau ekstrem sekaligus mencegah potensi karhutla sedini mungkin. (fur)
