RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Proyek perbaikan jalan berupa pengecoran di jalur Pantai Utara (Pantura) Brangsong, Kabupaten Kendal, memicu antrean kendaraan yang cukup panjang. Guna mengurai kemacetan yang kian parah, terutama pada jam sibuk, aparat kepolisian memperluas skema rekayasa lalu lintas contraflow (lawan arus).
Proyek perbaikan infrastruktur yang mulai dikerjakan sejak 13 April 2026 ini ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan. Pengerjaan mencakup dua lajur sekaligus, yakni arah Jakarta dan arah Semarang.
Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kendal, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Veri Okta Dwi Saputra, menyebut progres pengerjaan terus menunjukkan tren positif.
Baca Juga:Padukan Ngaji dan Cek Kesehatan, PCNU Pekalongan Luncurkan Program Jumat Manis Bersih dan SehatSeru! Siswa SDIT Ar Roudloh Batang Nikmati Sensasi Outing Class Naik Kereta Api Langsung ke Semarang
“Pengecoran arah Jakarta di lajur kiri hampir seluruhnya tersambung hingga mendekati Jembatan Sungai Blorong. Ini kami kebut agar segera fungsional,” kata Veri saat memberikan keterangan, Ahad, 26 April 2026.
Veri menjelaskan, titik awal pengecoran dimulai dari area depan Komando Rayon Militer (Koramil) Brangsong. Pengerjaan akan dilanjutkan ke lajur kanan arah Jakarta, sebelum beralih ke arah Semarang.
Merespons potensi kelumpuhan sirkulasi kendaraan akibat penyempitan lajur, Satlantas Polres Kendal memberlakukan contraflow secara situasional demi menjaga mobilitas warga.
“Contraflow kami terapkan secara tentatif dan kini sudah diperpanjang. Dari sebelumnya hanya sampai SPBU Cangkring, sekarang kami tarik hingga Ketapang Timur agar arus tetap bergerak,” ujarnya memaparkan teknis rekayasa.
Pengalihan Arus Kendaraan Berat ke Jalan Tol
Perpanjangan jalur contraflow kini mencapai titik area penyeberangan di dekat Bank Mandiri wilayah Ketapang Timur. Langkah strategis ini diambil untuk menyesuaikan progres pengecoran fisik sekaligus menjaga keseimbangan volume kendaraan dari kedua arah.
Selain rekayasa jalur, pihak kepolisian mengeluarkan peringatan tegas bagi para pengemudi kendaraan niaga bermuatan berat agar tidak melintas di jalur Pantura Brangsong selama proyek berlangsung.
“Kendaraan besar kami minta tegas untuk lewat tol. Jangan memaksakan masuk Pantura karena akan memperparah kemacetan,” ucap Veri menegaskan aturan tersebut.
Baca Juga:Atasi Sampah Pesisir, Wakil Wali Kota Pekalongan Apresiasi Aksi Kobar Bersihkan Pantai SlamaranPesantren Go Digital, Ratusan Santri di Batang Ikuti Ujian Nasional PK PPS Pakai HP
Imbauan pengalihan arus bagi kendaraan berat tersebut telah disosialisasikan secara masif melalui pemasangan spanduk di perbatasan Kendal–Semarang, tepatnya di sekitar gerbang keluar (exit) Tol Mangkang.
