Rawat Tradisi Seni Ketoprak, SMPN 4 Batang Bertekad Menuju Embrio Sekolah Berbasis Budaya di Jawa Tengah

Rawat Tradisi Seni Ketoprak, SMPN 4 Batang Bertekad Menuju Embrio Sekolah Berbasis Budaya di Jawa Tengah
NOVIA ROCHMAWATI PENTAS KETOPRAK - Siswa SMPN 4 Batang saat menggelar Gelar Budaya IV, Sabtu 23 Mei 2026, salah satunya pementasan ketoprak.
0 Komentar

Pendidikan seni teater rakyat dinilai memiliki korelasi linear terhadap pembentukan sensitivitas sosial, keluhuran budi pekerti, serta penguatan rasa nasionalisme pada peserta didik. Otoritas berharap model kurikulum humanis ini dapat diadopsi oleh satuan pendidikan lain di wilayah Batang.

“Semoga SMPN 4 Batang bisa menjadi embrio sekolah budaya di Kabupaten Batang,” tutur Bambang Suryantoro Sudibyo menerangkan target jangka panjang dinas.

Pencapaian kepuasan psikologis juga dirasakan langsung oleh lini aktor di lapangan. Kirana, salah satu siswi yang memegang peran sentral dalam lakon “Calon Arang”, mengaku bangga bisa mengekspresikan bakat seninya setelah melewati masa inkubasi latihan intensif selama hampir sepuluh bulan bersama rekan sejawatnya.

Baca Juga:Laris Manis di IPB University, Produk UMKM Sale Pisang Bang Zae Asal Batang Tembus Pasar BogorTMMD Sengkuyung Sukses Sulap Jalan Noyontaansari Pekalongan Mulus Bak Jalan Raya

“Senang sekali akhirnya bisa tampil maksimal. Semoga budaya Jawa seperti ketoprak tetap lestari dan terus dikenal generasi muda,” ucap Kirana memungkasi sesi wawancara. (nov)

0 Komentar