RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Senyum sumringah dan rasa haru tak mampu disembunyikan oleh warga Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. Bagaimana tidak? Impian mereka untuk memiliki fasilitas infrastruktur yang layak akhirnya terwujud nyata lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026).
Melalui operasi bakti kemanunggalan yang digulirkan secara maraton selama satu bulan penuh, jalan lingkungan yang dulunya rusak kini disulap menjadi kinclong, mulus, dan sangat nyaman untuk dilewati kendaraan.
Upacara penutupan yang berlangsung khidmat di halaman SMP Negeri 5 Kota Pekalongan ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda, petinggi TNI, perwakilan pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat.
Baca Juga:Darurat Perundungan dan Kekerasan Seksual di Jateng, Wagub Taj Yasin Soroti Kasus Bunuh Diri RemajaPMK Masih Mengintai di Kendal, Peternak Resah Sebut Varian Baru Lebih Ganas Bisa Bikin Sapi Mati Lima Hari
Mewakili Wali Kota Pekalongan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan proyek keroyokan yang membawa dampak masif bagi urat nadi perekonomian warga lokal tersebut.
“Alhamdulillah, salah satu pekerjaan utama adalah pengaspalan jalan di RT 02 RW 06 Kelurahan Noyontaansari. Hasil pekerjaan ini langsung kita serahkan kepada warga agar bisa dimanfaatkan dan dipelihara ke depannya,” ujar Slamet Budiyanto usai memimpin jalannya upacara penutupan.
Sinergi Maut Pemkot dan Kodim 0710/Pekalongan
Pemerintah Kota Pekalongan juga memberikan apresiasi setinggi-langit kepada jajaran TNI Kodim 0710/Pekalongan atas sinergi maut yang terjalin erat selama ini. Budiyanto berharap, fasilitas aspal anyar ini dapat memperlancar mobilitas harian serta menjamin keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak yang pergi ke sekolah.
Di sisi lain, Kasdim 0710/Pekalongan, Mayor Inf. Nurohmat, membeberkan bahwa seluruh rangkaian agenda sosial yang digeber sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 ini telah rampung 100 persen sesuai target operasi.
“Sasaran fisik prioritas adalah pengaspalan jalan sepanjang 219 meter dengan lebar 5 meter. Jalan yang sebelumnya hanya mendapat tambal sulam kini berubah menjadi lebih baik dan representatif untuk menunjang aktivitas ekonomi warga,” terang Mayor Inf. Nurohmat secara detail.
Tak melulu soal infrastruktur fisik, TMMD Tahap II ini juga menyasar suntikan ilmu untuk mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lewat jalur nonfisik. Mulai dari penyuluhan wawasan kebangsaan, perang total terhadap narkoba, pengelolaan sampah, trik digital marketing bagi UMKM, manajemen bencana, hingga edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
