“Data penerima berdasarkan DTKS, sehingga penyaluran dilakukan sesuai data yang sudah kami terima,” jelas Sutadi mengenai validitas draf sasaran program.
Eskalasi Kuota Nasional untuk Penguatan Resiliensi Pangan Daerah
Dari aspek volume pasokan, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispaperta Batang, Sumiati, memaparkan draf data bahwa total alokasi pagu bantuan pangan yang diterima oleh Kabupaten Batang pada draf siklus anggaran tahun ini mengalami lonjakan kuantitas yang cukup drastis dibandingkan draf tahun operasional 2025. Kenaikan kuota makro yang menembus draf angka 60 hingga 70 persen tersebut merepresentasikan draf peningkatan atensi pemerintah pusat dalam menjaga draf resiliensi ketahanan pangan di tingkat regional.
“Alhamdulillah tahun ini Kabupaten Batang mendapatkan alokasi yang jauh lebih besar dibandingkan tahun 2025. Ada kenaikan sekitar 60 sampai 70 persen,” ungkap Sumiati memungkasi draf evaluasi data ketahanan pangan daerah. (fel)
