KAJEN, RADARPEKALONGAN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan segera merealisasikan proyek peningkatan Ruas Jalan Watusalam dengan nilai anggaran sekitar Rp5,8 miliar. Paket pekerjaan tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan administrasi dan ditargetkan memasuki proses lelang dalam waktu sekitar satu pekan ke depan.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pekalongan, Ahmad Al Faruq menjelaskan, proses lelang belum dapat dilakukan karena masih ada sejumlah dokumen yang harus diselesaikan sebagai bagian dari tahapan pengadaan.
“Insyaallah sekitar satu minggu lagi mulai kita lelangkan. Persiapannya cukup banyak karena dokumen dan kertas kerja dalam proses pengadaan harus disiapkan secara lengkap,” ujarnya.
Baca Juga:Kota Pekalongan Raih Pendanaan GCF USD9 Juta untuk Ketahanan IklimBMKG Imbau Warga Jateng Waspada Dampak El Nino hingga Akhir 2026
Ia menjelaskan, proyek peningkatan Jalan Watusalam memiliki nilai anggaran sekitar Rp5,8 miliar. Pekerjaan akan mencakup peningkatan jalan sepanjang kurang lebih 1,8 kilometer dengan pelebaran badan jalan menjadi 5 meter. Ruas yang ditangani dimulai dari kawasan pertigaan setelah jembatan menuju arah Warungasem.
Meski demikian, pekerjaan tersebut belum mencakup pembangunan drainase karena keterbatasan anggaran.
“Yang kita kerjakan adalah peningkatan badan jalan dan pelebaran. Existing sekitar empat meter kita lebarkan menjadi lima meter. Kalau sampai drainase, anggaran kita belum mencukupi,” jelasnya.
Kabid Bina Marga menambahkan, keterlambatan penanganan sejumlah ruas jalan, termasuk Watusalam, sebelumnya dipengaruhi oleh kelangkaan pasokan aspal. Namun, kondisi tersebut kini telah teratasi sehingga pekerjaan di berbagai lokasi mulai dipercepat.
“Lama tidak disentuh karena kelangkaan aspal. Sekarang aspal sudah ada, pekerjaan sudah jalan dan sudah kita sentuh, termasuk Kaliwadas, Kedumuni, dan beberapa ruas lainnya. Untuk pekerjaan rutin, setiap hari sudah berjalan,” katanya.
Selain Watusalam, DPUPR juga tengah menangani sejumlah ruas lain melalui pekerjaan pemeliharaan maupun peningkatan jalan, di antaranya Kaliwadas, Kedumuni, Pegaden–Rowokembu, Linggoasri, dan Tambakroto. Sementara itu, proses pengadaan untuk paket-paket peningkatan jalan terus dipercepat seiring ketersediaan material.
Kabid Bina Marga mengungkapkan, hingga saat ini sekitar 110 paket pengadaan langsung (PL) telah diluncurkan. Setiap pekan, pihaknya menargetkan penambahan sekitar 20 hingga 25 paket agar seluruh paket pengadaan langsung dapat selesai pada akhir Juli.
