Pekalongan, RADARPEKALONGAN.ID – Forum Anak Kota Batik (FANTATIK) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui program edukasi pencegahan perundungan serta penguatan literasi digital.
Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan kegiatan Forum Anak Goes to School yang digelar dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 6 Kota Pekalongan.
Pada hari kedua pelaksanaan MPLS, Forum Anak FANTATIK menyampaikan materi bertema perundungan atau bullying dan etika bermedia sosial kepada para siswa baru. Wakil Ketua FANTATIK, Muhammad Wildan Devario, menyatakan bahwa pemberian materi ini bertujuan agar siswa tidak hanya mengenali bentuk-bentuk perundungan, tetapi juga memahami prosedur pelaporan yang benar jika mengalami atau menyaksikan tindakan tersebut.
Baca Juga:Pabrik Kemasan Premium Rp 728 Miliar Resmi Beroperasi di KIK Kendal, Serap 800 Tenaga KerjaTabrakan Beruntun di Pegandon Kendal, Pengendara Motor Asal Gubugsari Meninggal Dunia
Wildan menjelaskan bahwa siswa perlu memiliki keberanian untuk melapor tanpa rasa takut, baik sebagai korban maupun sebagai saksi. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan media sosial agar terhindar dari perilaku negatif di ruang digital.
“Kami berharap teman-teman di SMP Negeri 6 dapat mengerti mekanisme pelaporan jika menjadi korban perundungan, memahami cara mendampingi korban jika menjadi saksi, serta semakin bijak dalam memanfaatkan media sosial,” ujar Wildan di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa korban perundungan dapat mengakses sejumlah layanan pengaduan resmi yang tersedia, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA), UPT PPA Kota Pekalongan, hingga layanan Jogokonco yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Namun demikian, upaya pencegahan yang paling fundamental tetap berasal dari kesadaran individu untuk menjaga etika dan perilaku positif, terutama saat berinteraksi di dunia maya.
“Yang terpenting adalah bijak dalam bermedia sosial dan selalu menjaga etika di setiap aktivitas digital. Apa pun yang kita lakukan pada akhirnya akan kembali kepada diri kita sendiri,” tegasnya.
Melalui kegiatan Forum Anak Goes to School ini, FANTATIK berharap tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah anak, serta terbebas dari perundungan, baik secara langsung maupun melalui ranah siber. Para siswa pun diharapkan mampu saling mengingatkan, berani bersuara, serta turut membangun ruang digital yang produktif dan penuh rasa saling menghormati.
