Cegah Gagal Ginjal Kronis, Dosen Poltekkes Semarang Cek Kreatinin Warga Bendan Kergon Pekalongan

Cegah Gagal Ginjal Kronis, Dosen Poltekkes Semarang Cek Kreatinin Warga Bendan Kergon Pekalongan
MALEKHA. BERFOTO - Tim pengabdian masyarakat dari Poltekkes Kemenkes Semarang berfoto bersama Lurah Kelurahan Bendan Kergon usai acara pembukaan
0 Komentar

Pekalongan, RADARPEKALONGAN.ID — Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Studi (Prodi) Keperawatan Pekalongan Poltekkes Kemenkes Semarang menggelar aksi deteksi dini dan edukasi pencegahan gagal ginjal kronis di Kelurahan Bendan Kergon, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Kegiatan berbasis pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi ini menyasar kelompok berisiko tinggi, khususnya penderita Diabetes Mellitus (DM) dan hipertensi, guna mengantisipasi penurunan fungsi organ sejak dini.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi Keperawatan Pekalongan, Sudirman, menjelaskan bahwa peserta sasaran menjalani pemeriksaan kadar kreatinin darah untuk mengukur status fungsi ginjal secara presisi.

Baca Juga:Rakorkomwil III APEKSI 2026, Wali Kota Pekalongan Tekankan Sinergi Antarkota Hadapi Tantangan DaerahDapur MBG Kendal Wajib Serap Telur dan Daging Ayam dari Peternak Lokal

Langkah preventif ini merupakan keberlanjutan dari program Paguyuban Peduli Warga Sehat Ginjal (PWSG) Kelurahan Bendan Kergon yang digagas sejak tahun 2025.

“Melalui pemeriksaan kreatinin ini, status fungsi ginjal peserta sasaran akan langsung terdeteksi. Bagi warga yang terindikasi mengalami penurunan fungsi ginjal, kami beri pendampingan agar penanganan dilakukan seawal mungkin,” ujar Sudirman.

Sudirman menambahkan, intervensi medis yang cepat diharapkan mampu mencegah tingkat kerusakan ginjal yang lebih parah sehingga dapat menjaga kualitas serta angka harapan hidup pasien.

Lurah Bendan Kergon, Mahmudin, mengapresiasi kontribusi nyata akademisi Poltekkes Kemenkes Semarang dalam membantu menekan angka kesakitan akibat penyakit tidak menular di wilayahnya.

“Kami sangat menginginkan agar kader konsen dan peduli karena kegiatan ini berfokus pada penguatan kapasitas kader. Penyakit ginjal harus ditanggulangi dan ditekan sedini mungkin,” kata Mahmudin.

Melalui pelatihan kader dan sosialisasi penggunaan aplikasi pemantau kesehatan ini, Pemkel Bendan Kergon berharap warga semakin mandiri dalam mengontrol pola makan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. (mal)

0 Komentar