Tekan Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Pekalongan Buka Layanan Dokter Spesialis Gratis

Tekan Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Pekalongan Buka Layanan Dokter Spesialis Gratis
ISTIMEWA. PERIKSA - Dinkes Kota Pekalongan menghadirkan layanan spesialis gratis bagi ibu dan anak.
0 Komentar

Pekalongan, RADARPEKALONGAN.ID — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dimanfaatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan untuk meluncurkan program Sapu Bersih Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (Saber AKI dan AKB).

Dalam program yang berpusat di UPT Puskesmas Krapyak Kidul tersebut, Pemkot Pekalongan menghadirkan layanan pemeriksaan klinis hingga konsultasi dokter spesialis anak serta spesialis kebidanan dan kandungan (obgyn) secara gratis.

Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Puji Winarti, menjelaskan bahwa langkah intervensi ini bertujuan menekan risiko kematian ibu dan anak melalui deteksi dini gangguan kehamilan maupun tumbuh kembang balita.

Baca Juga:Sambut Musim Tembakau Kendal, Mbah Kandar Raup Rezeki dari Anyaman Rigen Berbahan BambuMatangkan Pembangunan RSNU Kendal, MWC NU Cepiring Ajak Seluruh Elemen Bergerak Bersama

“Selain itu, kegiatan juga difokuskan pada upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui pemeriksaan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta kolaborasi lintas sektor agar intervensi lebih tepat sasaran,” ujar Puji, Minggu (26/7/2026).

Puji menyebutkan, dalam aksi sosial ini Dinkes mengandeng dokter spesialis anak dari RS Budi Rahayu, dr. Aan, Sp.A, serta dokter spesialis kandungan dari RS Karomah Holistik, dr. Nadya Adi Kusuma, M.Biomed, Sp.OG.

Masyarakat yang hadir mendapatkan fasilitas pemeriksaan klinis, USG kehamilan, hingga konsultasi gangguan tumbuh kembang tanpa dipungut biaya. Jika ditemukan potensi komplikasi medis, pasien dapat langsung dirujuk ke rumah sakit rujukan.

Salah seorang warga Kelurahan Degayu, Fretty, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini saat berkonsultasi mengenai perkembangan motorik anaknya yang berusia 14 bulan.

Melalui sinergi kesehatan berbasis pencegahan ini, Pemkot Pekalongan berharap dapat mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas stunting demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.

0 Komentar