“Kami tidak hanya membidik lahirnya pembalap-pembalap handal, tetapi juga mekanik-mekanik berkualitas yang mampu mengembangkan industri otomotif di Kendal. Kami optimistis kelas GTX bisa menjadi andalan untuk meraih medali pada Porprov Jawa Tengah 2026 nanti,” ujar Hasyim.
Selain mencetak atlet berprestasi, gelaran drag bike ini juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi warga sekitar. Kehadiran pembalap, tim ofisial, dan penonton dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lokasi event. Dengan demikian, drag bike tidak hanya menjadi ajang olahraga prestasi, tetapi juga penggerak ekonomi lokal yang nyata. (fur)
