Sementara itu, Ketua MWC NU Brangsong, KH Nur Hamid, mengapresiasi langkah DPRD yang membuka ruang komunikasi dengan warga Nahdliyin. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki kedekatan emosional dan struktural dengan masyarakat, sehingga mampu menyampaikan berbagai persoalan riil yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut pemerintah.
“Forum ini menjadi kesempatan yang baik untuk berdiskusi mengenai penguatan organisasi, pengembangan ekonomi masyarakat, serta berbagai persoalan pembangunan di Kecamatan Brangsong maupun Kabupaten Kendal secara umum,” ujar KH Nur Hamid.
Dengan terselenggaranya FGD ini, DPRD Kendal optimistis sinergi dengan ormas keagamaan, khususnya NU, akan semakin erat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya kebijakan pembangunan yang inklusif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (fur)
