Ia menegaskan bahwa keberhasilan rehabilitasi tidak hanya diukur dari kemampuan seseorang berhenti menggunakan narkoba, tetapi juga dari keberhasilannya membangun kehidupan baru yang produktif serta diterima oleh masyarakat.
“Dengan dukungan semua pihak, mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, kembali dipercaya masyarakat, dan menatap masa depan dengan optimisme,” pungkasnya.
Program ATENSI Kewirausahaan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan holistik bagi para penyintas narkoba, sekaligus mengurangi stigma negatif yang kerap melekat pada mereka. (fur)
