BNNK Kendal dan Kemensos Beri ATENSI Wirausaha untuk Pasien Rehabilitasi

BNNK Kendal dan Kemensos Beri ATENSI Wirausaha untuk Pasien Rehabilitasi
ABDUL GHOFUR. REHABILITASI - Klien binaan BNNK Kendal yang telah menuntaskan rehabilitasi menerima bantuan ATENSI Kewirausahaan sebagai dukungan pemulihan sosial dan langkah menuju kehidupan mandiri produktif, Kamis (6/8/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Upaya pemulihan bagi korban penyalahgunaan narkotika tidak berakhir ketika program rehabilitasi dinyatakan selesai. Tantangan terbesar justru muncul setelahnya: bagaimana para penyintas mampu kembali mandiri secara ekonomi, membangun kehidupan baru, dan diterima di lingkungan masyarakat tanpa kembali terjerumus ke dalam lingkaran narkoba.

Spirit pemulihan berkelanjutan inilah yang mendorong Kementerian Sosial Republik Indonesia, melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung, menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kewirausahaan kepada tiga penerima manfaat di Dinas Sosial Kabupaten Kendal pada Kamis (6/8/2026).

Salah satu penerima bantuan merupakan klien binaan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal yang telah menyelesaikan seluruh tahapan rehabilitasi. Bantuan ini diharapkan menjadi modal awal bagi mereka untuk memulai usaha produktif, mendapatkan penghasilan, sekaligus mengembalikan peran sosial mereka di tengah keluarga dan komunitas.

Baca Juga:DPUPR Kota Pekalongan Gelontorkan Rp20 M untuk Drainase dan JalanWali Kota Pekalongan Lantik 14 Pejabat, 8 di Antaranya Kepala Sekolah

Koordinator Kluster NAPZA Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Sri Widajati, menjelaskan bahwa program ATENSI Kewirausahaan bukan sekadar pemberian bantuan materi. Lebih dari itu, program ini merupakan bagian integral dari proses pemulihan sosial yang membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan.

“Program ini kami hadirkan untuk memperkuat rehabilitasi sosial para penerima manfaat. Harapannya, mereka semakin percaya diri, mampu hidup mandiri, mempertahankan proses pemulihan, dan kembali menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat. Keberhasilan rehabilitasi tentu membutuhkan dukungan dari keluarga, pemerintah, dan lembaga pendamping,” ujar Sri.

Menurutnya, kesempatan berwirausaha menjadi elemen penting dalam membangun kembali rasa percaya diri para penerima manfaat. Dengan aktivitas produktif, mereka tidak hanya mendapatkan penghasilan, tetapi juga memiliki ruang untuk membuktikan bahwa perubahan positif itu nyata dan mereka mampu berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

Pelaksana Tugas Kepala BNNK Kendal, Sholikhun, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Menurutnya, kolaborasi ini sangat memperkuat proses pendampingan terhadap klien rehabilitasi di Kabupaten Kendal.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada klien rehabilitasi. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit, mandiri, dan tidak kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” kata Sholikhun.

0 Komentar