DPUPR Kota Pekalongan Gelontorkan Rp20 M untuk Drainase dan Jalan

DPUPR Kota Pekalongan Gelontorkan Rp20 M untuk Drainase dan Jalan
ISTIMEWA. PERBAIKAN - Petugas melakukan perbaikan jalan.
0 Komentar

KOTA PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengalokasikan sekitar 50 paket pekerjaan dalam skema Perubahan Anggaran Tahun 2026. Paket-paket tersebut difokuskan untuk memperbaiki dan memperkuat infrastruktur dasar perkotaan, mencakup penataan drainase, peningkatan kualitas jalan, serta rehabilitasi pompa pengendali banjir.

Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin, mengungkapkan bahwa puluhan paket pekerjaan tersebut terbagi dalam beberapa bidang, antara lain Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang dan Bangunan Gedung, serta Sumber Daya Air (SDA). Nilai total anggaran yang dialokasikan dalam perubahan ini diperkirakan berada di kisaran Rp15 miliar hingga Rp20 miliar.

“Paket dengan nilai terbesar adalah penataan drainase di Jalan WR Supratman yang mencapai Rp5 miliar. Anggaran ini bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, ada rehabilitasi pompa di Stasiun Pompa Jalan Selatan senilai Rp1 miliar yang digunakan untuk penggantian unit pompa,” jelas Khaerudin saat ditemui di kantornya.

Baca Juga:Baru 1 Jam Beraksi, Pelaku Curanmor di Wiradesa Ditangkap di BatangKendal Siapkan Payung Hukum Petasol dan Tambah Lima Mesin Pirolisis

Tak hanya dua proyek utama tersebut, DPUPR Kota Pekalongan juga menjadwalkan sejumlah pekerjaan lain, seperti penataan drainase di Jalan Cendrawasih, perbaikan saluran irigasi Kali Baros, serta peningkatan kualitas beberapa ruas jalan, di antaranya Jalan Selat Karimata, Jalan Samudra, Jalan Labuhan, Jalan Labuhan III, dan sejumlah ruas lainnya yang tersebar di berbagai titik kota.

Menurut Khaerudin, seluruh paket pekerjaan tersebut merupakan prioritas untuk menjawab kebutuhan mendasar warga, khususnya terkait genangan air saat hujan, kerusakan jalan, dan optimalisasi sistem pompa yang selama ini menjadi andalan dalam pengendalian banjir di wilayah Kota Pekalongan.

“Dengan terealisasinya paket-paket pekerjaan ini, kami optimistis kualitas infrastruktur kota akan semakin baik. Mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, sistem drainase lebih mumpuni, dan upaya pengendalian banjir di berbagai kawasan dapat berjalan lebih optimal,” tandasnya.

DPUPR Kota Pekalongan menargetkan seluruh paket pekerjaan dalam perubahan anggaran ini dapat segera ditenderkan dan dilaksanakan sesuai jadwal agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu dekat. (nul)

0 Komentar