“Fokus utama kami bukan hanya mengobati, tetapi juga deteksi dini. Jika ditemukan kondisi yang memerlukan tindakan intensif, pasien langsung masuk dalam sistem rujukan yang terintegrasi, sehingga penanganan di RSUD Kajen bisa dilakukan tanpa membuang waktu,” tegas dr. Imam.
Dengan hadirnya program Speling, RSUD Kajen berharap angka keterlambatan penanganan medis di wilayah pelosok dapat ditekan, dan masyarakat di daerah terpencil merasakan keadilan dalam memperoleh akses layanan kesehatan spesialis yang berkualitas. (had)
