RSUD Kajen Jemput Bola Lewat Speling, Layanan Spesialis di Pelosok Petungkriyono

RSUD Kajen Jemput Bola Lewat Speling, Layanan Spesialis di Pelosok Petungkriyono
SPELING DI PETUNGKRIYONO: RSUD Kajen hadirkan program Speling di pelosok Petungkriyono. Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Medan pegunungan yang terjal dan jarak tempuh yang jauh tidak lagi menjadi penghalang bagi warga Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan spesialis.

RSUD Kajen menghadirkan terobosan melalui program Speling (Spesialis Keliling), yang membawa dokter spesialis langsung ke permukiman warga di pelosok.

Pada Rabu (29/7/2026), tim medis RSUD Kajen menembus wilayah Kecamatan Petungkriyono dan menggelar pelayanan di Puskesmas Petungkriyono serta Desa Tlogohendro.

Baca Juga:273 Ribu Penumpang Naik Turun di Stasiun Pekalongan, KA Kaligung Paling FavoritKebakaran Hanguskan 5 Rumah di Kendal, 5 KK Terpaksa Mengungsi

Tiga dokter spesialis diterjunkan sekaligus, yaitu spesialis penyakit dalam, spesialis obstetri dan ginekologi (kandungan), serta spesialis anak.

Langkah ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas kesehatan rujukan di wilayah bawah karena keterbatasan transportasi dan kondisi geografis yang berat.

Direktur RSUD Kajen, dr. Imam Prasetyo, menyatakan bahwa program Speling merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam mewujudkan pemerataan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali mereka yang tinggal di daerah terpencil.

“Kami menyadari tantangan geografis yang dihadapi warga Petungkriyono untuk menjangkau fasilitas kesehatan rujukan. Melalui Speling, kami jemput bola dan memindahkan ruang konsultasi spesialis ke dekat permukiman warga agar penanganan medis tidak terlambat,” ujar dr. Imam Prasetyo, Selasa (11/8/2026).

Antusiasme masyarakat terhadap program ini terbilang tinggi. Sebanyak 122 pasien memanfaatkan layanan dokter spesialis yang dibawa langsung ke wilayah Petungkriyono.

Rinciannya, 77 pasien mendapatkan pelayanan dari dokter spesialis penyakit dalam, 30 pasien anak diperiksa oleh dokter spesialis anak, dan 15 ibu hamil menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis kandungan.

Khusus untuk ibu hamil, pemeriksaan dipusatkan di Puskesmas Petungkriyono yang telah dilengkapi fasilitas ultrasonografi (USG). Dengan alat ini, dokter dapat memantau perkembangan janin sekaligus mendeteksi secara dini potensi risiko kehamilan tinggi, sehingga langkah antisipasi dapat segera dilakukan.

Baca Juga:Batang Siaga Darurat Kekeringan, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus 2026Kebakaran Hantam Dua Titik di Kendal, 8 Rumah Ludes, Kerugian Capai Ratusan Juta

Namun, Speling tidak berhenti pada pemeriksaan satu hari. Program ini juga dilengkapi dengan sistem deteksi dini dan rujukan yang terintegrasi.

Dari seluruh pasien yang diperiksa, sebanyak 30 pasien direkomendasikan untuk menjalani tindakan medis lanjutan atau pemantauan berkala, termasuk 7 ibu hamil yang membutuhkan penanganan lebih intensif.

0 Komentar