PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Suasana meriah menyelimuti SD Muhammadiyah 01 Kuripan Kidul dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81 sekaligus Milad sekolah yang ke-73.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai Kamis hingga Sabtu (13–15/8/2026), berhasil menyatukan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua murid.
Kegiatan dibuka pada Kamis (13/8/2026) dengan berbagai perlombaan bernuansa keagamaan. Para siswa tampak antusias mengikuti kompetisi azan dan iqamah, kaligrafi, khitobah, hingga menyanyi lagu islami.
Baca Juga:Fermentasi Rumput Jadi Andalan Peternak Truko Hadapi Kemarau PanjangPolres Kendal Razia Balap Liar di Weleri, 62 Remaja dan 48 Motor Diamankan
Kemeriahan berlanjut keesokan harinya, Jumat (14/8/2026), dengan digelarnya berbagai perlombaan khas kemerdekaan, seperti lomba makan kerupuk, balap karung, dan tarik tambang yang diikuti dengan penuh semangat oleh para siswa.
Memasuki hari puncak pada Sabtu (15/8/2026), acara diawali dengan jalan sehat yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Dimulai tepat pukul 07.00 WIB, peserta jalan sehat tampak ceria mengikuti rute yang telah ditentukan.
Sepanjang perjalanan, mereka dihibur oleh penampilan memukau dari marching band Gita Surya Gemilang yang dibawakan langsung oleh siswa-siswi sekolah setempat. Suasana semakin semarak dengan adanya pembagian berbagai doorprize menarik melalui undian yang diselenggarakan di sepanjang rute.
Acara jalan sehat dibuka secara resmi oleh Moch. Afief, S.Pd.I, selaku Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekalongan Selatan. Turut hadir pula Mugiarto, S.Pd., perwakilan Majelis Dikdasmen Pekalongan Selatan, beserta seluruh jajaran pengurus SD Muhammadiyah 01 Kuripan Kidul.
Setelah jalan sehat usai, acara dilanjutkan dengan lomba menghias tumpeng yang diikuti oleh seluruh wali murid dari kelas 1 hingga kelas 6. Lomba ini menjadi ajang kreativitas sekaligus momen kebersamaan antara orang tua dan pihak sekolah.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 01 Kuripan Kidul, Nahdhiyatunisak, S.Pd.SD., menyampaikan bahwa lomba menghias tumpeng memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar kompetisi. “Lomba menghias tumpeng ini bukan semata-mata tentang suatu perlombaan menang dan kalah, tetapi menjadi momentum untuk menjalin kebersamaan dan mempererat hubungan antara orang tua dengan sekolah. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat sinergi dalam mendampingi dan mendukung pendidikan anak-anak,” ujarnya.
