Untuk mendukung tugas mereka, peserta juga diberikan buku saku yang berisi panduan praktis saat memberikan edukasi kepada orang tua. Sesi diskusi interaktif dan tanya jawab turut digelar guna memperdalam pemahaman personel mengenai langkah penanganan awal dan jalur rujukan yang tersedia apabila ditemukan kasus CTEV di wilayah binaan masing-masing.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias, KBO Satbinmas Iptu Rachfik Khanna, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekalongan dr. Indah Kurniawati, M.Kes., Kabid Rehabilitasi Wildan Zulhad, S.E., M.Si., perwakilan Dinas Sosial, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekalongan, serta jajaran Kanit, Panit, dan personel Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan Kota.
Melalui keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas hingga ke tingkat wilayah, Polres Pekalongan Kota berharap semakin banyak kasus kelainan kaki bawaan lahir yang dapat ditemukan secara dini.
Baca Juga:Kecelakaan Maut di Patebon Kendal, Dua Pelajar MAN Tewas Usai Motor Salip di Lajur LawanPanggung Rakyat PAN Banjir Warga, Pasar Murah hingga Hadiah Motor
Dengan demikian, anak-anak yang membutuhkan intervensi medis dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat dan memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat serta menjalani masa depan yang lebih baik. (way)
