Karang Taruna Kendal Tanam 150 Pohon Sukun, Dusun Sono Disiapkan Jadi Sentra UMKM Pangan

Karang Taruna Kendal Tanam 150 Pohon Sukun, Dusun Sono Disiapkan Jadi Sentra UMKM Pangan
ABDUL GHOFUR. MENANAM SUKUN - Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal Nattaza Kenenza saat menanam bibit sukun, Kamis (1/10/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Karang Taruna Kabupaten Kendal menanam sebanyak 150 pohon sukun di Dusun Sono, Desa Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Kamis (1/10/2026).

Aksi penghijauan lingkungan tersebut disiapkan sebagai investasi jangka panjang untuk mendorong ketahanan pangan lokal serta menggerakkan roda perekonomian warga melalui pembentukan klaster Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis olahan sukun.

Kegiatan bertajuk Karang Taruna Menanam (Karta) ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna Kabupaten Kendal 2026 yang diikuti sekitar 200 peserta gabungan pengurus dan pemuda desa setempat.

Baca Juga:Divonis 2 Tahun 8 Bulan Kasus Pencabulan, Terdakwa di Kendal Belum Ditahan Usai Ajukan BandingWacana Masa Tunggu Haji Dipangkas Jadi 14 Tahun, Kemenhaj Batang Imbau Jemaah Bersabar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal memberikan apresiasi tinggi serta mendorong pemerintah desa untuk mengintegrasikan gerakan penanaman ini ke dalam program ketahanan pangan desa secara berkelanjutan.

“Tiga sampai empat tahun lagi, warga bisa panen bersama dan kemudian tumbuh klaster-klaster UMKM untuk mengolah hasil sukun. Ini bukan hanya untuk penghijauan, tetapi juga mendorong ketahanan pangan lokal,” ujar Bupati Kendal di Kendal, Kamis (1/10/2026).

Bupati menambahkan bahwa komoditas sukun dipilih karena memiliki ketahanan iklim yang baik serta potensi ekonomi bernilai tambah tinggi yang belum banyak dikembangkan di wilayah lain.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Nattaza Kenenza, menjelaskan bahwa orientasi Bulan Bhakti tahun ini sengaja diarahkan langsung pada program kemasyarakatan yang memberi dampak konkret.

“Harapan kami masyarakat Kabupaten Kendal tahu bahwa Karang Taruna itu ada dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena Bulan Bhakti tahun ini kami arahkan lebih dekat dengan masyarakat,” kata Nattaza di Kendal, Kamis (1/10/2026).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kendal, Albertus Hendry Setyawan, turut menegaskan bahwa aksi ekologis pemuda ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang manfaatnya akan dirasakan secara ekonomis oleh generasi mendatang. (fur)

0 Komentar