Kedua, AI Predictive Collection untuk mendukung pemetaan tingkat kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan atau PKB-SWDKLLJ. Ketiga, AI Medical Claim and Fraud Intelligence untuk mendukung validasi klaim medis, mendeteksi anomali, menentukan prioritas pemeriksaan, serta memperkuat tata kelola pelayanan secara objektif dan akuntabel.
Namun, Awaluddin mengingatkan bahwa peningkatan pemanfaatan AI harus diikuti dengan tata kelola yang kuat. Perlindungan data pribadi, keamanan siber, transparansi penggunaan teknologi, mitigasi bias algoritma, serta pengawasan manusia merupakan elemen penting untuk menjaga kepercayaan publik.
“Kecepatan inovasi tidak boleh melampaui kesiapan tata kelolanya. AI harusNdikembangkan secara aman, bertanggung jawab, dan dapat dipertanggungjawabkan karena teknologi ini digunakan untuk mendukung pelayanan yang menyangkut keselamatan dan perlindungan masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga:BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan Perkuat Literasi Manfaat Layanan Tambahan dan Jaminan PensiunPunya Risiko Tinggi, Pekerja Konstruksi Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa persoalan keselamatan transportasi tidakndapat diselesaikan oleh satu institusi maupun satu moda transportasi. Dibutuhkan integrasi dan kolaborasi antara pemerintah, regulator, operator transportasi, industri asuransi sosial, fasilitas kesehatan, akademisi, dan pengembang teknologi.
Kolaborasi tersebut diperlukan agar data yang berasal dari berbagai sektor dapat diolah menjadi pemahaman bersama mengenai pola mobilitas dan risiko keselamatan. Dengan demikian, kebijakan serta program pencegahan kecelakaan dapat disusun secara lebih akurat dan berbasis bukti.
“Masa depan perlindungan publik berbasis AI hanya dapat dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri, dan para inovator,” ujar Awaluddin.
Melalui partisipasi dalam AI Indonesia Initiative Forum 2026, Jasa Raharjanberkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan teknologi yang memberikanndampak nyata bagi masyarakat. Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, akurat, mudahndiakses, serta mendukung terciptanya perjalanan yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan.
