RADARPEKALONGAN.ID – Suasana Aula HMI Cabang Pekalongan mendadak riuh penuh gelak tawa. Bukan karena ada panggung lawak, melainkan aksi kocak para peserta yang tampak kewalahan sekaligus gembira saat mengejar dan memukul bola pingpong.
Keseruan ini tersaji dalam ajang Fun Game Tenis Meja yang digelar oleh kolaborasi apik antara komunitas Pekalongan Curhat bersama PTMSI Cabang Kota Pekalongan.
Selama ini, banyak warga memandang tenis meja sebagai olahraga yang tergolong mahal, menguras energi, dan hanya bisa dimainkan oleh orang-orang dengan keahlian khusus. Stigma inilah yang ingin diubah oleh PTMSI Kota Pekalongan dengan merangkul masyarakat luas lewat kerja sama bersama Pekalongan Curhat.
Baca Juga:Di AIIF 2026, Dirut Jasa Raharja Paparkan Masa Depan Perlindungan Publik Berbasis AIBPJS Ketenagakerjaan Pekalongan Perkuat Literasi Manfaat Layanan Tambahan dan Jaminan Pensiun
Ketua PTMSI Cabang Kota Pekalongan, Jecky Zamzami, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah agar tenis meja semakin dicintai oleh masyarakat luas. Ia juga menambahkan bahwa olahraga ini kelihatannya sepele, tetapi aslinya sukses bikin peserta mandi keringat.
Hal senada juga diungkapkan oleh Pendiri Pekalongan Curhat, Muhammad Luthfi. Menurutnya, sudah saatnya tenis meja diperkenalkan sebagai sarana hiburan yang merakyat tanpa harus melulu memikirkan soal nilai hadiah.
“Semua peserta masih awam dalam permainan ini. Yang penting mereka memahami bagaimana olahraga ini dimainkan,” ujar Luthfi. Ia pun menambahkan, “Meski banyak kelucuan yang terlihat, tapi esensinya mereka tahu persis jika permainan ini memang dibutuhkan skill khusus.”
Lewat gelaran santai yang penuh canda tawa ini, meja pingpong kini tampil lebih ramah bagi pemula. Warga Pekalongan pun bisa menikmati olahraga dengan cara yang seru, sehat, dan tentunya penuh kebersamaan.(nul)
