SEMARANG, RADARPEKALONGAN.ID — Universitas Diponegoro (Undip) resmi mengoperasikan 220 unit sepeda listrik (e-bike) untuk menunjang mobilitas civitas akademika di area kampus Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (4/9/2026).
Peluncuran moda transportasi ramah lingkungan tersebut menjadi langkah konkret kampus dalam menekan emisi karbon sekaligus memperkuat pemeringkatan UI GreenMetric.
Menariknya, ratusan unit e-bike tersebut dirakit (assembling) secara mandiri oleh para mahasiswa Sekolah Vokasi Undip melalui kolaborasi teknologi bersama WanWay Technology.
Baca Juga:Ruang Kendali PT Karisma Jati Utama Kaliwungu Terbakar, Diduga Dipicu Abu BriketLantik 22 Pejabat JPTP, Bupati Kendal Siapkan Seleksi Terbuka untuk 8 Kursi Kepala OPD yang Kosong
Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa proyek ini mengintegrasikan peningkatan kapasitas terapan mahasiswa dengan komitmen penciptaan ekosistem kampus hijau.
“E-Bike ini mendukung komitmen Undip terhadap keberlanjutan. Proses assembling-nya dilakukan 100 persen di Sekolah Vokasi. Namun, kemampuan membangun ini harus berjalan beriringan dengan komitmen merawat,” kata Suharnomo.
Pengoperasian e-bike telah terintegrasi dengan sistem transportasi pintar (smart transportation).
Pengguna dapat memanfaatkan layanan ini dengan memindai kode QRIS untuk transaksi pembayaran, serta mengambil maupun mengembalikan unit di 25 titik zona parkir resmi di lingkungan kampus.
Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global Undip, Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc., IPU, menambahkan bahwa keberadaan e-bike akan menjadi pilar utama pengurangan jejak karbon di kawasan perguruan tinggi. (Anang)
