BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — Seorang lansia bernama Askar (71), warga Desa Tambahrejo, Kecamatan Bandar, tewas usai tertemper Kereta Api (KA) Kaligung 220 relasi Tegal–Semarang di jalur rel petak Ujungnegoro–Kuripan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026) malam.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di KM 71+600, tepatnya di wilayah Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis. Korban yang berprofesi sebagai petani itu meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat.
Kapolresta Batang, KBP Warsono, membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas kereta api tersebut.
Baca Juga:Gempa M 3,8 Wonosobo Terasa hingga Batang, Satu Dapur Rumah Warga di Zona Merah RobohHutan Jati Perhutani di Weleri Terbakar 1 Hektar, Petugas Gabungan Padamkan Api Pakai Alat Seadanya
Berdasarkan laporan kepolisian, insiden bermula saat KA Kaligung 220 yang dikemudikan masinis Arief Bashori melaju dari arah Tegal menuju Semarang. Saat melintasi lokasi kejadian, masinis mendapati seorang pejalan kaki berada di pinggir perlintasan.
“Karena jarak sudah terlalu dekat, benturan tidak dapat dihindarkan. Usai kejadian, masinis langsung menginformasikan insiden tersebut ke petugas Stasiun Ujungnegoro yang diteruskan ke Polsek Tulis,” kata Kapolsek Tulis AKP Sukarinto saat dimintai konfirmasi, Senin (14/9/2026).
Petugas gabungan dari Polsek Tulis dan Tim Inafis Polresta Batang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Kalisari Batang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di sepanjang jalur rel kereta api demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa serta menjaga keselamatan perjalanan kereta. (fel)
